BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:06 WIB

Tinggi Minat Perusahaan Indonesia terhadap AI, tetapi Kesiapan Adopsi Masih Minim

Tinggi Minat Perusahaan Indonesia terhadap AI, tetapi Kesiapan Adopsi Masih MinimTinggi Minat Perusahaan Indonesia terhadap AI, tetapi Kesiapan Adopsi Masih Minim

Perusahaan Indonesia menunjukkan minat yang semakin besar terhadap kecerdasan buatan (AI), namun hanya 19% yang siap untuk menerapkan teknologi ini dalam operasional mereka.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Usai Kerusuhan di Rumah Ahmad Sahroni

Penemuan ini muncul dari laporan terbaru Google dan Bain, yang menempatkan Indonesia dalam jajaran 20 negara terdepan yang tertarik pada AI.

Kesenjangan Antara Minat dan Kesiapan

Sebuah laporan dari McKinsey berjudul 'The state of AI in 2025: Agents, innovation, and transformation' mencatat bahwa sekitar 50% perusahaan yang menggunakan AI dalam transformasi bisnis menargetkan perubahan signifikan dalam tiga tahun mendatang.

Perusahaan dengan strategi AI yang tepat mampu meningkatkan kinerja mereka sampai 3,6 kali lipat dibandingkan yang belum memanfaatkan teknologi ini.

Namun, kesenjangan antara minat tersebut dan kesiapan nyata sering kali menjadi hambatan bagi perusahaan dalam memulai adopsi AI, termasuk tantangan dalam menentukan use case yang sesuai dan menilai kesiapan sistem internal.

Peran Konsultan dalam Adopsi AI

Menghadapi tantangan ini, commsult, sebuah perusahaan teknologi dari Jerman, mengambil langkah proaktif dengan memperluas layanan implementasi AI untuk bisnis di Indonesia.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing untuk Kesehatan Masyarakat Indonesia

"Kami percaya masa depan bisnis Indonesia akan ditentukan oleh bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan AI secara strategis," ungkap Yanfa Putra, Head of AI Transformation di commsult.

Ia menekankan bahwa di commsult, mereka menjadikan AI bukan sekadar konsep, tetapi solusi nyata yang diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Sebagai contoh, dalam industri hiburan, AI digunakan untuk membandingkan antara versi draft dan final video, guna memastikan revisi selaras dengan arahan yang diberikan.

Kritik Terhadap Implementasi Teknologi

Pakar keamanan siber Pratama Persadha menyoroti pentingnya peran konsultan dan integrator teknologi dalam penerapan AI di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan teknologi bergantung tidak hanya pada algoritma yang canggih, tetapi juga pada integrasi yang efektif dengan proses bisnis serta budaya kerja yang ada.

"Konsultan kini berperan sebagai orkestrator yang menyatukan strategi, manusia, dan sistem dalam satu keselarasan digital yang efektif," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tinggi Minat Perusahaan Indonesia terhadap AI, tetapi Kesiapan Adopsi Masih Minim

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!