BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 16:55 WIB

Honda Ubah Strategi Produksi Mobil Listrik di Amerika Utara

Honda Ubah Strategi Produksi Mobil Listrik di Amerika UtaraHonda Ubah Strategi Produksi Mobil Listrik di Amerika Utara

Honda Motor Company mengumumkan penghentian rencana produksi tiga model mobil listriknya di Amerika Utara, yaitu Honda 0 Saloon, 0 SUV, dan Acura RSX. Kebijakan ini muncul setelah perusahaan menghadapi kerugian yang signifikan, yang mendorong perubahan fokus ke model hybrid.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dalam pernyataan resminya, Honda menyebutkan bahwa penurunan profitabilitas dan dampak dari kebijakan tarif di Amerika Serikat menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut. Perusahaan mencatat kerugian hampir 42 persen dalam periode 2025, menunjukkan guncangan besar dalam industri mobil listrik.

Penghentian Produksi Tiga Model Mobil Listrik

Honda merespons tantangan bisnis dengan memutuskan untuk tidak melanjutkan produksi tiga model mobil listrik, yaitu Honda 0 SUV, Honda 0 Saloon, dan Acura RSX. Pernyataan resmi dari perusahaan menyatakan, "Untuk memperbaiki situasi pendapatan saat ini secepat mungkin, Honda mempertimbangkan berbagai opsi; namun, setelah pertimbangan yang cermat, perusahaan memutuskan membatalkan pengembangan dan peluncuran pasar tiga model EV yang telah direncanakan untuk diproduksi di AS."

Keputusan ini diperkirakan akan mempengaruhi permintaan sejumlah model listrik di pasar, yang semakin menurun. Model yang direncanakan mulai diproduksi tahun ini, khususnya Honda 0 Saloon, bahkan mengalami penundaan hingga tahun 2027.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Kondisi Keuangan yang Memburuk

Honda menemukan bahwa kerugian mencapai 42 persen dari April hingga Desember 2025, yang memicu langkah korektif tersebut. Total kerugian diperkirakan mencapai JPY2,5 triliun, setara dengan sekitar Rp265,6 triliun, yang akan tercatat dalam laporan keuangan tahun fiskal berakhir pada 31 Maret 2026.

Kerugian ini disebabkan oleh kombinasi beban operasional yang tinggi dan penurunan nilai investasi. Dalam konteks ini, Honda menyatakan bahwa memulai produksi ketiga model tadi dalam lingkungan bisnis yang tidak mendukung berisiko memperburuk kerugian di masa depan.

Strategi Masa Depan yang Berubah

Menanggapi tantangan yang ada, Honda berencana untuk mengevaluasi kembali alokasi sumber dayanya dan fokus pada pengembangan segmen mobil hybrid. Langkah ini diharapkan bisa menjaga daya saing perusahaan dan meminimalkan risiko kerugian lebih lanjut.

Selain itu, ekspansi penjualan model hybrid generasi berikutnya di pasar India juga direncanakan. Ini mencerminkan perubahan prioritas Honda untuk beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Usai Kerusuhan di Rumah Ahmad Sahroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Honda Ubah Strategi Produksi Mobil Listrik di Amerika Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!