Kementerian Perindustrian Usulkan Insentif Mobil Listrik, Menkeu Siap Tindak Lanjut
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah formal mengajukan usulan insentif bagi kendaraan listrik kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Langkah ini diharapkan mampu mendukung perkembangan sektor otomotif Indonesia hingga tahun 2026.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Rekor Transfer Termahal
Meskipun Purbaya menyatakan belum menerima informasi terkait surat tersebut, ia berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan insentif yang diusulkan. "Saya akan selesaikan itu ya. Terima kasih," ujarnya.
Pada 30 Desember 2025, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Keuangan yang mengusulkan insentif untuk sektor otomotif, sejalan dengan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Febri Hendri Antoni Arif, Juru Bicara Kemenperin, mengkonfirmasi pengiriman surat tersebut dan menekankan pentingnya insentif untuk memacu pertumbuhan sektor otomotif, meskipun rincian insentif masih belum diumumkan.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ia belum mendapatkan informasi mengenai isi surat dari Menperin. Dalam kesempatan setelah acara pembukaan perdagangan perdana BEI, Purbaya menyatakan, "Mungkin belum sampai ke saya suratnya. Saya belum baca suratnya, saya belum tahu."
Walaupun belum memahami isi surat tersebut, Purbaya berjanji akan menangani masalah insentif. Janji ini menunjukkan adanya keterbukaan untuk merespons usulan dari Kemenperin, meskipun tanpa detail lebih lanjut.
Kementerian Perindustrian menjelaskan bahwa pembahasan mengenai usulan insentif sedang berlangsung di kalangan internal pemerintahan. Ini mengindikasikan bahwa rincian lebih lanjut tentang insentif kendaraan listrik akan dibahas secara bertahap.
Koordinasi antara kementerian menjadi krusial untuk memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan saling mendukung, terutama dalam menghadapi tantangan industri otomotif yang semakin memprioritaskan keberlanjutan dan efisiensi energi.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: