BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 02 JANUARI 2026 • 13:50 WIB

Tempe: Superfood Unik dengan Beragam Manfaat Sehat

Tempe: Superfood Unik dengan Beragam Manfaat SehatTempe: Superfood Unik dengan Beragam Manfaat Sehat

Tempe semakin diakui sebagai superfood yang memiliki potensi kesehatan luar biasa. Hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa tempe bukan hanya sumber protein, tetapi juga berkontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Peranan Tempe dalam Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Tempe kini lebih dari sekadar lauk rumahan; ia memiliki potensi besar dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Puji Lestari, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, menegaskan pentingnya tempe dalam pengembangan pangan fungsional.

Dalam konteks ketahanan pangan, Satriyo Krido Wahono selaku Kepala PRTPP BRIN menyatakan bahwa Indonesia dengan biodiversitas tinggi dapat menawarkan alternatif sumber protein untuk pengembangan produk tempe. 'Tempe ini menjadi salah satu superfood Indonesia yang akan kami eksplorasi lebih jauh,' jelasnya.

Dengan adanya riset yang terfokus pada tempe, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas tempe sebagai produk pangan. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat terhadap nutrisi yang berkualitas.

Manfaat Kesehatan Tempe

Tempe memiliki berbagai manfaat kesehatan yang signifikan, menurut Puji Lestari, seperti sifatnya yang berfungsi sebagai antidiare, antidiabetik, antihipertensi, antikanker, antioksidan, hingga antibakteri. 'Ini penting bagi pengembangan pangan fungsional yang mendukung kesehatan masyarakat,' katanya.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah

Kaji ulang peran mikroba dan teknologi bioproses juga penting untuk meningkatkan kandungan isoflavone aglycone pada tempe. Andri Frediansyah dari PRTPP BRIN menyebutkan bahwa isoflavon kedelai yang awalnya berada dalam bentuk glikosida dapat dikonversi menjadi bentuk aglikon yang lebih mudah diserap tubuh.

Proses fermentasi melalui kapang Rhizopus maupun bakteri memungkinkan konversi ini terjadi dengan lebih efisien. Hal ini berpotensi meningkatkan bioaktivitas isoflavonoid dalam produk kedelai.

Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Tempe

Teknologi yang mendukung konversi isoflavon seperti ko-fermentasi, proses germinasi, serta penggunaan fisika seperti ultrasound dan high pressure processing sudah mulai diterapkan. Menurut Fred, teknik-teknik ini bekerja dengan memecah struktur sel sehingga enzim alami pada kedelai lebih mudah mengonversi isoflavon glikosida menjadi aglikon.

'Proses seperti ultrasound, high pressure, ataupun pulsed electric field dapat membantu memecah dinding sel sehingga enzim dan isoflavon glikosida bertemu dan menghasilkan aglikon,' jelasnya.

Dengan pendekatan ini, produk berbasis kedelai diharapkan memiliki kandungan aglikon yang lebih tinggi, yang pada gilirannya akan meningkatkan efektivitasnya sebagai superfood bagi masyarakat.

Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tempe: Superfood Unik dengan Beragam Manfaat Sehat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!