CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa ide pembangunan pusat data di luar angkasa belum layak diterapkan dalam konteks teknologi dan ekonomi saat ini.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat
Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas visi Elon Musk yang berambisi mengembangkan infrastruktur data orbital.
Pendapat di AI Impact Summit
Sam Altman mengemukakan pandangannya di AI Impact Summit yang berlangsung di New Delhi pada 20 Februari. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, "Saya pribadi merasa, dengan kondisi saat ini, gagasan menempatkan data center di luar angkasa adalah sesuatu yang tidak masuk akal."
Ia merujuk pada berbagai kendala yang ada saat ini dalam mewujudkan konsep tersebut, termasuk biaya peluncuran yang tinggi.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Biaya Peluncuran dan Kendala Operasional
Altman mengungkapkan bahwa biaya peluncuran dan operasi pusat data di luar angkasa jauh lebih mahal dibandingkan dengan data center di Bumi. "Namun jika melihat perhitungan kasar antara biaya peluncuran dan biaya energi yang bisa kita hasilkan di Bumi, belum lagi soal bagaimana memperbaiki GPU yang rusak di luar angkasa, sementara kerusakan masih cukup sering terjadi sayangnya... kita belum sampai pada tahap itu," jelasnya.
Dia juga mencatat bahwa tantangan pemeliharaan perangkat keras di luar angkasa masih menjadi persoalan besar yang harus diatasi.
Reaksi dari Industri dan Pesaing
Sikap skeptis terhadap gagasan ini juga diungkapkan oleh CEO Amazon Web Services, Matt Garman, yang menilai bahwa teknologi saat ini masih "sangat jauh" dari implementasi komersial. Komentar tersebut mengindikasikan ada keraguan mengenai kesiapan industri untuk mengejar ide luar angkasa ini.
Di sisi lain, Elon Musk dan timnya tetap berambisi untuk mengembangkan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari visi jangka panjang perusahaan. Menariknya, Google pun mengikuti tren tersebut dengan pengumuman proyek serupa bernama Project Suncatcher yang direncanakan pada November 2025.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: