Persaingan dalam teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menghasilkan gambar semakin ketat dengan peluncuran model anyar oleh Alibaba dan ByteDance.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Kedua raksasa teknologi dari China ini bertekad untuk menyaingi dominasi Google dengan model mereka yang disebut Qwen-Image-2.0 dan Seedream 5.0.
Peluncuran Qwen-Image-2.0 oleh Alibaba
Alibaba baru-baru ini mengumumkan peluncuran Qwen-Image-2.0, bagian dari keluarga model Qwen yang dikembangkan melalui platform Alibaba Cloud.
Model ini dirancang untuk menghasilkan gambar dari perintah teks dengan kemampuan memahami instruksi kompleks dan memproduksi visual berkualitas tinggi.
Qwen-Image-2.0 mampu menangani prompt panjang serta mendukung pengeditan visual berbasis AI, menawarkan fleksibilitas bagi pengguna.
Perusahaan ini menunjukkan ambisi besar dengan memposisikan model ini sebagai tulang punggung dalam ekosistem AI mereka, memungkinkan integrasi dengan layanan e-commerce dan platform digital.
Inovasi Seedream 5.0 dari ByteDance
Selain Alibaba, ByteDance juga meluncurkan model baru bernama Seedream 5.0 yang menawarkan peningkatan signifikan dalam kemampuan reasoning dan pemahaman konteks perintah.
Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan
Model ini mendukung hasil gambar resolusi tinggi, mencapai 2K hingga 4K, dengan kontrol detail tekstur dan komposisi yang lebih presisi.
Seedream 5.0 saat ini sedang diuji coba secara terbatas di platform CapCut, yang merupakan salah satu platform andalan ByteDance.
Langkah ini mencerminkan ambisi ByteDance untuk menjadi pemain utama dalam sektor generasi gambar, bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Tantangan terhadap Google dan Persaingan di Pasar Global
Peluncuran Qwen-Image-2.0 dan Seedream 5.0 dipandang sebagai langkah strategis untuk menantang dominasi model Google, yakni Nano Banana.
Uji coba independen menunjukkan bahwa Seedream 5.0 dan Nano Banana Pro mampu menghasilkan gambar dengan resolusi hingga 4K.
Meskipun demikian, hasil menunjukkan bahwa Nano Banana Pro unggul dalam konsistensi detail visual, terutama ketika menangani komposisi yang kompleks.
Namun, Seedream 5.0 menonjol dengan kemampuan reasoning yang lebih mendalam, mampu menangani prompt panjang dan mentransfer gaya visual dari satu referensi ke gambar baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: