Dokumen baru dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengungkap strategi Jeffrey Epstein untuk menghapus jejak skandal seksualnya menggunakan jasa hacker pribadi.
Baca juga: Momen-Momen Kecil yang Membawa Kebahagiaan
Penyelidikan FBI menunjukkan bahwa terdapat manipulasi informasi daring yang teroganisir untuk membersihkan citra publik Epstein secara ilegal.
Manipulasi Informasi Daring
Salah satu bukti utama berasal dari email bocor yang dikirim oleh Al Seckel kepada Epstein pada tahun 2010 dengan subjek 'Hacking wiki again.'
Email tersebut mengungkap bahwa tim hacker telah berhasil menghapus foto mugshot Epstein dan mengubah kategorinya dari 'sex offender' menjadi 'businessman, philanthropist'.
Proses manipulasinya menunjukkan upaya sistematis untuk menghapus jejak negatif dan meningkatkan citra publik Epstein di platform seperti Wikipedia.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Identitas Hacker Pribadi
Dokumen yang dirilis juga mengungkap identitas hacker yang diduga terlibat, yaitu Vincenzo Iozzo, seorang pakar keamanan siber asal Italia.
Iozzo adalah pendiri perusahaan keamanan mobile Iperlane yang diakuisisi oleh CrowdStrike dan dikenal di kalangan komunitas keamanan siber.
Sebagai ahli zero-day exploits, Iozzo diduga memiliki koneksi dengan hacker 'old school' yang mencakup penjualan alat siber ofensif kepada pemerintah.
Etika dan Transparansi dalam Keamanan Siber
Keterlibatan Iozzo dengan Epstein menimbulkan pertanyaan serius mengenai etika dan transparansi dalam bidang keamanan siber.
Meskipun berbagai temuan telah terungkap, hingga saat ini tidak ada tuduhan resmi yang diajukan terhadap Iozzo.
Informasi terkait ini berasal dari dokumen publik, bocoran email, dan analisis independen yang terus diusut lebih lanjut.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan untuk Pengguna Apple
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: