Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 13:17 WIB

Jaringan Penjualan Ponsel Palsu Samsung Ditemukan di New Delhi

Author

Jaringan Penjualan Ponsel Palsu Samsung Ditemukan di New Delhi

Kepolisian India baru-baru ini mengungkap sebuah sindikat yang memproduksi dan menjual ponsel palsu merek Samsung Galaxy.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Penggerebekan ini berhasil menyita lebih dari 500 unit ponsel tiruan yang dihasilkan di New Delhi.

Detail Penggerebekan dan Penyitaan

Pada 14 Desember 2025, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di kawasan Beadon Pura, Karol Bagh, New Delhi. Dalam operasi tersebut, mereka berhasil menyita 512 ponsel tiruan dari lini Galaxy S Ultra dan seri lipat Z Flip serta Z Fold.

Selain ponsel, pihak kepolisian juga mengamankan 124 unit motherboard, 138 baterai, dan 459 label IMEI palsu. Label ini digunakan untuk menyamarkan produk tiruan agar terlihat resmi.

Ponsel-ponsel ini dijual dengan harga antara 35.000–45.000 rupee, yang jauh lebih murah dibandingkan harga resmi di pasar.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Modus Operandi Sindikat

Sindikat ini dikenal merakit ponsel dengan menggunakan suku cadang yang diimpor dari China. Mereka memodifikasi suku cadang tersebut agar tampil serupa dengan produk pabrikan.

Setelah selesai dirakit, ponsel-ponsel ini diberi stiker IMEI palsu yang mencantumkan label 'Made in Vietnam' agar terlihat lebih autentik.

Strategi ini digunakan untuk menarik minat konsumen yang mencari ponsel flagship dengan harga yang lebih terjangkau.

Penangkapan dan Penyidikan Lanjutan

Sebanyak empat orang pelaku telah ditangkap, termasuk seorang pria bernama Hakim, yang menjadi otak dari sindikat ini. Hakim dan ketiga pelaku lainnya diketahui merakit ponsel di lokasi yang mereka sewa, di mana juga diproduksi berbagai komponen penting.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengidentifikasi jaringan distribusi serta para pembeli yang mungkin telah menjadi korban sindikat ini.

Proses penyidikan ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fakta mengenai operasi ilegal tersebut dan menuntaskan kasus yang merugikan banyak pihak.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal bagi Pemula untuk Memulai Kebiasaan Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU