Debat mengenai keamanan sistem operasi mobile antara iOS dan Android kembali menjadi sorotan hangat. Banyak kalangan berpendapat bahwa iOS lebih aman dibandingkan Android, tetapi apakah ini berdasarkan fakta yang valid?
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Rekor Transfer Termahal
Sebagian orang percaya Android lebih rentan terhadap serangan siber karena sifatnya yang terbuka. Namun, untuk menyatakan perbedaan ini sebagai mitos atau realita, kita perlu menggali lebih dalam.
Pendekatan Keamanan iOS dan Keunggulannya
iOS menawarkan pendekatan keamanan yang lebih terstandarisasi. Apple memiliki kontrol penuh terhadap perangkat keras, sistem operasi, dan distribusi aplikasi melalui App Store, yang berkontribusi pada keamanan yang lebih tinggi.
Sistem keamanan seperti Secure Enclave melindungi data sensitif dan informasi biometrik, memastikan tetap terenkripsi meskipun perangkat terancam. Misalnya, fitur Memory Integrity Enforcement (MIE) di iPhone 17 dirancang untuk menghindari serangan spyware dan eksploitasi memori.
Apple dikenal memberi dukungan pembaruan keamanan yang lebih panjang, berkisar antara lima hingga enam tahun. Ini berbeda dengan Android, di mana pembaruan keamanan tergantung pada produsen dan model perangkat.
Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral
Karakteristik dan Risiko pada Android
Android sebagai platform open-source menawarkan fleksibilitas tinggi tetapi juga memberikan celah bagi risiko keamanan. Meski Google Play Store memiliki sistem pemindaian malware, pengguna tetap bisa menginstal aplikasi dari luar, meningkatkan risiko infeksi.
Tingkat keamanan perangkat Android tidak seragam. Beberapa produsen, seperti Samsung dengan Samsung Knox, dan Google dengan chip Titan M2 pada Pixel, menyediakan lapisan perlindungan tambahan.
Perangkat Android terbaru menggunakan sistem berbasis AI yang berfungsi untuk mendeteksi ancaman. Namun, fitur ini tidak tersedia di semua perangkat, membatasi efektivitasnya.
Faktor Penting dalam Keamanan Perangkat
Baik iOS maupun Android memiliki potensi celah keamanan, termasuk malware yang dapat mengeksploitasi kerentanan aplikasi dan kelengahan pengguna. Oleh karena itu, keamanan tidak hanya bergantung pada sistem operasi, tetapi juga pada pola penggunaan perangkat.
Kedisiplinan dalam pembaruan, kehati-hatian dalam menginstal aplikasi, dan memanfaatkan fitur keamanan menjadi kunci penting dalam menjaga data pribadi. Dengan pendekatan ini, baik iOS maupun Android bisa dikelola dengan aman.
Mitos bahwa ‘Android pasti kurang aman’ tidak sepenuhnya benar karena Android memiliki struktur yang lebih bervariasi dan proses standar yang lebih kompleks dibanding iOS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: