Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 12:34 WIB

Meningkatnya Ancaman Phishing di E-Commerce dan Gaming pada 2025

Author

Meningkatnya Ancaman Phishing di E-Commerce dan Gaming pada 2025

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melaporkan bahwa terdapat 6,4 juta upaya phishing menyasar aktivitas belanja online dan sebanyak 20 juta serangan terhadap para gamers di tahun 2025.

Baca juga: Desta Dorong Tuntutan Rakyat kepada Prabowo di Tengah Kontroversi Pemilu

Dengan tren serangan yang semakin meningkat, pengguna perlu lebih waspada saat bertransaksi online dan bermain game untuk melindungi diri dari potensi risiko.

Statistik Serangan Siber di Sektor E-Commerce

Dalam periode Januari hingga Oktober 2025, Kaspersky berhasil memblokir sebanyak 6.394.854 upaya phishing yang menyamar sebagai toko online dan sistem pembayaran.

Dari jumlah tersebut, 48,2 persen ditujukan kepada pengguna yang berbelanja secara online, menunjukkan betapa rentannya sektor ini terhadap serangan siber.

Serangan ini sering kali menggunakan teknik yang sudah usang, di mana para penyerang meniru peritel ternama seperti Amazon, Walmart, dan Alibaba, biasanya dengan menawarkan promosi menarik yang berujung pada halaman palsu.

Dengan meningkatnya kasus e-commerce palsu di internet, tantangan bagi pengguna untuk membedakan antara situs asli dan palsu semakin serius.

Serangan Terhadap Gamer dan Platform Hiburan

Menurut Kaspersky, lebih dari 20 juta upaya serangan ditujukan pada platform permainan, dengan 18,56 juta serangan terjadi di Discord saja.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Fenomena ini menunjukkan bahwa para penyerang semakin cerdas dalam menargetkan pengguna yang terlibat dalam ekosistem gaming dan platform hiburan.

Misalnya, aktivitas phishing juga menyasar platform hiburan dengan 801.148 percobaan terkait Netflix dan 576.873 percobaan terkait Spotify.

Satu hal yang mengkhawatirkan, beberapa penyerang menggunakan malware yang menyamar sebagai perangkat lunak permainan, dengan total 20.188.897 percobaan infeksi yang terdeteksi, mengindikasikan lonjakan sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Strategi Pencegahan Terhadap Ancaman Siber

Kaspersky memberikan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh pengguna untuk melindungi diri dari serangan ini.

Pertama, jangan pernah mempercayai tautan atau lampiran yang diterima melalui email tanpa memeriksa pengirimnya terlebih dahulu.

Kedua, penting untuk memverifikasi keaslian situs web e-commerce sebelum memasukkan informasi pribadi; periksa kesalahan penulisan URL untuk membantu mendeteksi situs palsu.

Terakhir, melakukan riset terhadap perusahaan yang tidak dikenal sebelum pembelian dan membaca ulasan dari pengguna lain dapat menjadi langkah yang sangat berguna dalam menilai kepercayaan suatu platform.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU