Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 11:55 WIB

WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan untuk Pengguna Apple

Author

Generated by Journalist AI

tastetrip.id – WhatsApp baru-baru ini mengumumkan perbaikan terhadap bug keamanan yang dapat menyebabkan pencurian data dari perangkat Apple. Celah yang dikenal dengan kode CVE-2025-55177 ini telah dimanfaatkan oleh peretas untuk mengintai pesan pribadi pengguna iOS dan Mac.

Perusahaan telah menangani isu ini sebelum menjadi masalah besar, dan serangan yang dinilai canggih ini menjadi perhatian serius bagi pengguna Apple. Juru bicara Meta mengatakan, bahwa kurang dari 200 notifikasi telah dikirimkan kepada pengguna yang terdampak.

Detail tentang Celah Keamanan

Celah keamanan ini memungkinkan peretas mengirimkan eksploit berbahaya melalui aplikasi WhatsApp. Dengan cara ini, mereka dapat mengakses dan mencuri informasi sensitif dari perangkat yang terinfeksi.

Menurut laporan dari Apple, celah ini ada dalam kombinasi dengan masalah lain yang telah ditangani sebelumnya. Ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman bagi pengguna Apple yang menggunakan aplikasi WhatsApp.

Tindakan WhatsApp dan Meta

WhatsApp dengan cepat menemukan dan memperbaiki celah ini. Juru bicara Meta, Margarita Franklin, mengungkapkan bahwa mereka mengirimkan kurang dari 200 notifikasi kepada pengguna WhatsApp yang terpengaruh oleh bug ini.

Perusahaan berkomitmen untuk menjaga keamanan pengguna dan terus memantau potensi serangan yang bisa merugikan mereka.

Risiko dan Ancaman Terhadap Pengguna

Meskipun WhatsApp menyatakan aplikasi mereka aman, risiko serangan spyware tetap ada. Sebelumnya, WhatsApp pernah menjadi target serangan spyware oleh pemerintah termasuk NSO Group.

Situasi semakin rumit setelah pengadilan AS memutuskan bahwa NSO harus membayar ganti rugi sebesar US$ 167 juta kepada WhatsApp. Serangan spyware di negara lain, seperti di Italia juga menunjukkan bahwa jurnalis dan masyarakat sipil tidak lepas dari ancaman, meskipun pemerintah Italia membantah terlibat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
BERITA TERBARU