BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 14:38 WIB

Penggunaan Robot Humanoid untuk Patroli Perbatasan China di Vietnam

Penggunaan Robot Humanoid untuk Patroli Perbatasan China di VietnamPenggunaan Robot Humanoid untuk Patroli Perbatasan China di Vietnam

China telah meluncurkan inisiatif baru dengan menggunakan robot humanoid dalam operasi patroli di perbatasan dengan Vietnam.

Baca juga: Sri Mulyani: Cinta Indonesia Meski Menghadapi Penjarahan

Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam penerapan kecerdasan buatan dalam sistem keamanan negeri tersebut.

Inovasi Robot Humanoid di Perbatasan

Robot yang diberi nama Walker S2 ini dikembangkan oleh UBTech Robotics dan memiliki nilai kontrak sekitar 264 juta yuan (sekitar Rp 643 miliar).

Meski bertujuan membantu tugas patroli, robot ini tidak akan sepenuhnya menggantikan keberadaan petugas manusia di lapangan.

Fungsionalitasnya meliputi panduan kerumunan, inspeksi, dan dukungan logistik, memberikan kontribusi efisiensi dalam operasional di area padat lalu lintas.

Robot ini dirancang dengan kemampuan mengganti baterai secara otomatis, sehingga dapat beroperasi hampir 24 jam tanpa henti.

Relevansi dan Penggunaan di Eropa

Minat terhadap robot humanoid juga semakin meningkat di Eropa, terutama sebagai tanggapan terhadap tekanan migrasi yang semakin intens.

Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur

László Palkovics, Komisaris Pemerintah Hungaria untuk Kecerdasan Buatan, menyampaikan, "Teknologi ini sekarang telah melewati fase eksperimental dan siap untuk produksi massal."

Eropa mulai mempersiapkan integrasi teknologi serupa dalam pengawasan perbatasan mereka, dengan badan penjaga perbatasan Uni Eropa, Frontex, juga mengadopsi teknologi baru.

Penggunaan robot humanoid oleh Frontex dapat membawa perubahan signifikan dalam sistem pengawasan perbatasan otomatis berbasis AI.

Tantangan dan Potensi Pengembangan

Meskipun menjanjikan efisiensi, penggunaan robot humanoid dalam pengawasan perbatasan menghadapi tantangan dari sisi teknologi dan sosial.

Keamanan dan privasi warga menjadi perhatian utama, dengan beberapa pihak menunjukkan sikap skeptis terhadap keberadaan robot-robot ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penggunaan Robot Humanoid untuk Patroli Perbatasan China di Vietnam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!