BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 15:09 WIB

Status Planet Pluto dan Perubahan Definisinya

Status Planet Pluto dan Perubahan DefinisinyaStatus Planet Pluto dan Perubahan Definisinya

Pluto, yang dulunya dijuluki sebagai planet kesembilan dalam tata surya, resmi kehilangan status tersebut pada tahun 2006. Hal ini terjadi setelah International Astronomical Union (IAU) menetapkan definisi baru mengenai planet.

Baca juga: Desta Dorong Tuntutan Rakyat kepada Prabowo di Tengah Kontroversi Pemilu

Keputusan ini mengundang perdebatan di kalangan ilmuwan dan penggemar astronomi, dan memberikan pandangan baru tentang kriteria yang digunakan untuk menentukan status sebuah objek di tata surya.

Perubahan Definisi Planet

Pada tahun 2006, IAU mengeluarkan definisi resmi yang mencakup tiga kriteria untuk kategori planet. Kriteria tersebut mencakup mengorbit matahari, memiliki bentuk bulat akibat gravitasi, dan mampu membersihkan lingkungan orbitnya dari objek lain.

Pluto hanya memenuhi dua dari tiga kriteria, yaitu mengorbit matahari dan memiliki bentuk bulat, sementara tidak dapat 'membersihkan' lingkungan orbitnya karena keberadaan objek lain di Sabuk Kuiper.

Akibat dari definisi baru ini, status Pluto diturunkan menjadi 'planet kerdil', dan beberapa objek lain di Sabuk Kuiper juga diberi kategori yang sama.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Karakteristik Pluto

Pluto memiliki diameter sekitar 2.377 kilometer, menjadikannya jauh lebih kecil dibandingkan Bumi yang diameterunya sekitar 12.742 kilometer. Karakteristik ini menunjukkan betapa uniknya Pluto di antara objek-objek lain di tata surya.

Komposisi Pluto yang didominasi oleh es dan batuan memberi penampilan yang khas, bahkan setelah penurunan statusnya, Pluto tetap menjadi objek penelitian yang menarik bagi para ilmuwan.

Misi New Horizons yang diluncurkan oleh NASA pada tahun 2006 semakin memperkaya pemahaman tentang Pluto. Flyby pada tahun 2015 berhasil mengungkap detail permukaan dan atmosfer yang sebelumnya belum diketahui.

Dampak Keputusan IAU dan Pandangan Ilmiah

Perubahan status Pluto yang ditetapkan oleh IAU memicu reaksi beragam dari komunitas ilmiah dan masyarakat. Sebagian ilmuwan mendukung keputusan tersebut, dengan alasan pentingnya definisi yang jelas untuk konsistensi klasifikasi objek di tata surya.

Namun, banyak yang berpendapat bahwa Pluto masih layak disebut planet berdasarkan pertimbangan sejarah dan budaya. Diskusi mengenai status Pluto sebagai planet kerdil terus berlangsung dan menimbulkan tinjauan berkala di kalangan astronom.

Keputusan ini mendorong penelitian lebih lanjut mengenai objek-objek di Sabuk Kuiper. Para astronom kini berusaha memahami lebih dalam karakteristik serta potensi obyektif lainnya di tata surya.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viral Video Joget Anggota DPR RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Status Planet Pluto dan Perubahan Definisinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!