BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 14:30 WIB

Inovasi Baterai Besar: Samsung Kembangkan Teknologi 20.000 mAh

Inovasi Baterai Besar: Samsung Kembangkan Teknologi 20.000 mAhInovasi Baterai Besar: Samsung Kembangkan Teknologi 20.000 mAh

Samsung saat ini sedang dalam proses pengembangan baterai smartphone berkapasitas tinggi 20.000 mAh dengan memanfaatkan material Silicon-Carbon. Inovasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan ini bersaing lebih ketat di pasar baterai smartphone yang semakin kompetitif.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Dari laporan yang diterima, langkah ini merupakan upaya ambisius Samsung dalam merespons dominasi merek-merek pesaing seperti Honor, Vivo, dan Xiaomi yang telah lebih dahulu mengadopsi teknologi serupa.

Pengembangan dan Teknologi Baterai

Laporan terbaru menunjukkan bahwa Samsung sedang menguji coba baterai dengan kapasitas 20.000 mAh yang menggunakan desain Dual-Cell. Desain ini terdiri dari dua sel dengan kapasitas dan ketebalan yang berbeda, yaitu sel utama berkapasitas 12.000 mAh dan sel sekunder berkapasitas 8.000 mAh.

Sel utama memiliki ketebalan 6,3 mm, sedangkan sel sekunder memiliki ketebalan yang lebih tipis, yaitu 4 mm. Gabungan dari kedua sel ini memberikan total kapasitas yang mengesankan, menjadikannya salah satu baterai terbesar di pasaran saat ini.

Prototipe baterai ini menunjukkan performa yang menjanjikan, dengan kemampuan Screen-on-Time (SOT) hingga 27 jam. Selain itu, baterai ini dapat bertahan hingga 960 siklus pengisian dalam setahun, yang menunjukkan efisiensi dan keandalan yang dikembangkan oleh tim R&D Samsung.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Masalah dan Tantangan yang Dihadapi

Namun, pengembangan baterai berkapasitas besar ini tidak tanpa kendala. Informasi yang bocor menunjukan adanya masalah pada ketahanan baterai saat menjalani pengujian intensif.

Sel kedua dengan kapasitas 8.000 mAh mengalami pembengkakan selama pengujian, menyebabkan ketebalannya meningkat dari 4 mm menjadi 7,2 mm. Masalah ini menjadi tantangan yang perlu diatasi oleh tim pengembangan agar baterai dapat berfungsi optimal.

Meskipun ada masalah, ada juga sisi positif yang dapat diambil. Kendala ini memberikan kesempatan bagi inovasi lebih lanjut untuk meningkatkan teknologi, sehingga keberhasilan pengujian ketahanan menjadi elemen penting bagi produk yang akan diluncurkan.

Persaingan di Pasar Smartphone

Samsung muncul agak terlambat dalam mengadopsi teknologi Silicon-Carbon, jika dibandingkan dengan pesaing seperti Honor dan Xiaomi. Keberhasilan pesaing-pesaing ini dalam menghadirkan perangkat tipis dengan baterai besar menjadi motivasi bagi Samsung untuk beradaptasi dengan cepat.

Teknologi Silicon-Carbon menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai Lithium-ion tradisional. Ini memungkinkan produsen untuk menghadirkan perangkat yang lebih ramping tanpa mengorbankan kapasitas baterai.

Dengan ambisi untuk memperkenalkan baterai 20.000 mAh, Samsung berusaha untuk mengejar ketertinggalan dan mungkin bahkan melewati pesaing. Langkah ini mencerminkan strategi inovatif Samsung dalam menciptakan produk yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inovasi Baterai Besar: Samsung Kembangkan Teknologi 20.000 mAh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!