BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 16:07 WIB

Pakar Teknologi Soroti Keamanan WhatsApp setelah Gugatan Baru

Pakar Teknologi Soroti Keamanan WhatsApp setelah Gugatan BaruPakar Teknologi Soroti Keamanan WhatsApp setelah Gugatan Baru

WhatsApp kembali menjadi perhatian publik setelah adanya gugatan hukum yang mempertanyakan klaim keamanan enkripsi yang digunakannya. Tokoh-tokoh besar di dunia teknologi, termasuk CEO Telegram Pavel Durov dan Elon Musk, turut menyampaikan kritik yang pedas terhadap aplikasi ini.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Kritik tersebut muncul bersamaan dengan peringatan dari Google mengenai potensi serangan melalui foto berbahaya yang bisa menimpa pengguna WhatsApp. Di tengah ramainya tanggapan, WhatsApp menegaskan bahwa sistem enkripsi mereka tetap solid dan aman.

Kritik terhadap klaim keamanan WhatsApp

CEO Telegram, Pavel Durov, menjadi tokoh pertama yang mengeluarkan kritik keras terhadap WhatsApp. Dalam cuitannya di X, Durov menekankan, “Seseorang harus benar-benar tidak berpikir jernih untuk percaya bahwa WhatsApp aman di tahun 2026.”

Ia juga menambahkan bahwa analisis yang dilakukan menunjukkan banyaknya celah dalam penerapan enkripsi di WhatsApp, menandakan bahwa klaim keamanan mereka tidak bisa diandalkan.

Setelah kritik Durov, Elon Musk muncul dengan pernyataan serupa sambil mempromosikan layanan pesan miliknya sendiri, X Chat. Musk menyatakan, “WhatsApp tidak aman. Bahkan Signal pun masih patut dipertanyakan. Gunakan X Chat.”

Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil

Bantahan dari pihak WhatsApp

Menanggapi kritik tersebut, Will Cathcart, pimpinan WhatsApp, memberikan klarifikasi tegas terhadap klaim yang dilontarkan oleh Musk. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak benar, dan menekankan bahwa WhatsApp tidak memiliki akses untuk membaca pesan pengguna.

Cathcart menjelaskan, “Ini sepenuhnya tidak benar. WhatsApp tidak bisa membaca pesan karena kunci enkripsi disimpan di ponsel pengguna dan kami tidak memiliki akses ke sana.”

Ia juga menyoroti bahwa gugatan yang diajukan tersebut tidak substansial dan dianggap hanya mencari perhatian media, dikarenakan berasal dari firma yang sama yang membela NSO terkait spyware.

Peringatan keamanan dari Google

Dalam perkembangan terpisah, Google telah mengeluarkan peringatan untuk pengguna WhatsApp mengenai ancaman potensial dari foto berbahaya yang dapat menyerang ponsel. Peringatan ini tidak secara langsung berkaitan dengan tuduhan pembobolan enkripsi yang terdapat dalam gugatan.

Google menegaskan bahwa meski pesan dan lampiran tidak dibuka, pengguna tetap berisiko jika menerima foto berbahaya. Mereka menyarankan pengguna untuk menonaktifkan fitur penyimpanan media otomatis sebagai langkah pengamanan.

WhatsApp tetap pada pendiriannya, berpegang teguh pada fakta bahwa sistem enkripsi end-to-end mereka dirancang sedemikian rupa sehingga hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pakar Teknologi Soroti Keamanan WhatsApp setelah Gugatan Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!