BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 11:22 WIB

Fitur Keamanan Terbaru WhatsApp untuk Lindungi Pengguna dari Ancaman Siber

Fitur Keamanan Terbaru WhatsApp untuk Lindungi Pengguna dari Ancaman SiberFitur Keamanan Terbaru WhatsApp untuk Lindungi Pengguna dari Ancaman Siber

WhatsApp baru saja meluncurkan fitur pengaturan ketat akun sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan penggunanya dari serangan siber yang terus berkembang. Fitur ini ditujukan terutama untuk individu dengan risiko tinggi, seperti jurnalis dan aktivis.

Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil

Namun, fitur ini tetap dapat diakses oleh semua pengguna yang membutuhkan perlindungan tambahan. Dengan demikian, WhatsApp memberikan solusi yang berorientasi pada kebutuhan keamanan penggunanya.

Deskripsi Fitur Pengaturan Ketat Akun

Fitur pengaturan ketat akun dibangun untuk membatasi beberapa fungsi utama WhatsApp guna mengurangi area yang dapat diserang. Langkah ini serupa dengan mode lockdown yang digunakan oleh Apple, yang bertujuan untuk melindungi data pengguna.

Salah satu fitur penting yang dihadirkan adalah pemblokiran lampiran dari pengirim yang tidak ada di daftar kontak pengguna. Selain itu, panggilan dari nomor yang tidak dikenal juga akan dibungkam, memberikan lapisan tambahan perlindungan terhadap ancaman.

Pihak WhatsApp merekomendasikan agar fitur ini diaktifkan jika pengguna merasa memiliki risiko tinggi menjadi target serangan. Meskipun begitu, mereka juga menekankan bahwa mayoritas pengguna tidak akan menjadi korban serangan seperti itu.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Perang Melawan Spyware dan Sejarah WhatsApp

Peluncuran fitur ini tidak terlepas dari sejarah panjang WhatsApp dalam menghadapi ancaman spyware. Pada tahun 2019, platform ini menjadi sasaran serangan yang menargetkan sekitar 1.400 penggunanya melalui spyware bernama Pegasus.

Meta, sebagai induk perusahaan WhatsApp, telah menuntut NSO Group yang memproduksi spyware tersebut. Dalam proses hukumnya, WhatsApp berhasil memenangkan beberapa aspek hukum, termasuk ganti rugi sebesar US$ 167,25 juta.

WhatsApp juga proaktif dalam membongkar berbagai kampanye spyware yang menyasar jurnalis, serta mengambil langkah-langkah untuk membersihkan platformnya dari ancaman tersebut.

Pandangan Ahli dan Fitur Keamanan Lainnya

Natalia Krapiva, penasihat hukum di Access Now, menganggap fitur pengaturan ketat akun ini sebagai langkah signifikan untuk pengguna yang berada dalam risiko tinggi. Ia mengungkapkan, 'Fitur ini terdengar seperti tambahan yang sangat baik untuk Apple lockdown mode dan Google advanced protection.'

Perjuangan melawan spyware melalui jalur hukum sering kali memerlukan biaya tinggi dan prosedur yang rumit. Krapiva menambahkan, 'Fitur gratis yang tidak memerlukan keahlian teknis dapat mencegah kerusakan sebelum terjadi, terutama bagi jurnalis dan aktivis.'

Selain fitur pengaturan ketat akun, WhatsApp juga telah memperkenalkan berbagai fitur keamanan baru lainnya seperti chat lock dan autentikasi tanpa password, yang semakin memperkuat perlindungan data pengguna.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fitur Keamanan Terbaru WhatsApp untuk Lindungi Pengguna dari Ancaman Siber

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!