BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 16:33 WIB

Robot Humanoid 'Bumi' Diluncurkan: Solusi Terjangkau untuk Pendidikan Anak

Robot Humanoid Bumi Diluncurkan: Solusi Terjangkau untuk Pendidikan AnakRobot Humanoid 'Bumi' Diluncurkan: Solusi Terjangkau untuk Pendidikan Anak

Perusahaan teknologi asal China, Songyan Power, baru saja meluncurkan robot humanoid bernama 'Bumi' dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp23 juta. Robot ini diharapkan menjadi alat yang bermanfaat bagi pendidikan dan interaksi anak-anak.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Rencananya, robot ini akan mulai dijual secara resmi pada Januari 2026 dan diklaim sebagai salah satu robot termurah di dunia saat ini.

Deskripsi dan Fitur Robot Bumi

Robot Bumi memiliki dimensi kecil dan ringan, sehingga mudah digunakan untuk anak-anak. Kemampuannya meliputi berjalan, berlari, dan menari, serta kemampuan untuk merespons perintah suara menjadikannya menarik.

Selain itu, pengguna dapat melakukan pemrograman secara sederhana melalui tampilan drag-and-drop yang ramah untuk pemula. Ini membuat Bumi sangat kompatibel dengan tujuan edukasi dan pengenalan dasar mengenai robotika.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Perbandingan Harga dan Produk Serupa di Pasar

Di pasar internasional, harga robot humanoid umumnya sangat tinggi. Sebagai contoh, robot Tesla Optimus di Amerika Serikat diperkirakan akan dijual dengan harga antara US$20.000 hingga US$30.000, yang setara dengan Rp334 juta hingga Rp500 juta.

Sementara itu, robot Digit dari Agility Robotics, yang ditujukan untuk penggunaan di gudang dan produksi, dihargai sekitar US$250.000 atau Rp4,18 miliar. Ini menunjukkan selisih yang signifikan dibandingkan dengan Bumi, menjadikannya pilihan yang lebih menarik bagi konsumen.

Strategi Pasar dan Persaingan Global

Perusahaan di Amerika Serikat cenderung mengedepankan produktivitas industri dan keamanan, yang mengakibatkan lambatnya adopsi robot oleh konsumen. Dalam konteks ini, perkembangan robot humanoid di AS lebih memperhatikan aspek efisiensi di sektor industri.

Di sisi lain, China, termasuk Songyan Power, memilih untuk fokus pada produksi cepat serta biaya rendah, meskipun diperoleh dengan margin yang lebih tipis. Ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat dalam sektor teknologi dan kecerdasan buatan antara negara-negara besar.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Robot Humanoid 'Bumi' Diluncurkan: Solusi Terjangkau untuk Pendidikan Anak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!