BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 11:25 WIB

Transformasi Industri Manufaktur Melalui Kecerdasan Buatan dan Robot Humanoid

Transformasi Industri Manufaktur Melalui Kecerdasan Buatan dan Robot HumanoidTransformasi Industri Manufaktur Melalui Kecerdasan Buatan dan Robot Humanoid

CEO Xiaomi, Lei Jun, memprediksi bahwa kecerdasan buatan dan robot humanoid akan mengubah industri manufaktur secara signifikan.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dalam wawancara dengan Beijing Daily, ia menyatakan bahwa AI bukan lagi sebagai alat pendukung, tetapi sebagai penggerak utama transformasi industri.

Otomatisasi dalam Proses Manufaktur

Lei Jun menjelaskan bahwa pabrik mobil listrik Xiaomi telah menjadi contoh awal transformasi industri ini melalui penggunaan sistem otomatisasi baru.

Sistem inspeksi komponen mobil yang sebelumnya dilakukan secara manual kini telah diganti dengan teknologi X-ray yang dipadukan dengan AI vision. Proses ini tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih akurat, mampu mengurangi kemungkinan kesalahan.

Dia menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas pabrik, sekaligus menjadi penanda untuk kebangkitan pasar industri baru yang menjanjikan.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viral Video Joget Anggota DPR RI

Harapan untuk Kemitraan dan Ekosistem Kolaboratif

Menurut Lei, transformasi industri ini tidak dapat dicapai hanya oleh Xiaomi sendiri. Oleh karena itu, dia berharap adanya kemitraan lintas sektor untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kemajuan teknologi AI.

Kolaborasi dengan berbagai perusahaan dan sektor diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi ini di masa depan. "Kami membutuhkan kolaborasi untuk menjadikan inovasi ini menjadi kenyataan," ungkap Lei.

Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan industri tidak hanya melibatkan teknologi, tetapi juga kerja sama yang erat antara pelaku industri.

Masa Depan dengan Robot Humanoid

Lei Jun memprediksi bahwa dalam kurun waktu lima tahun mendatang, Xiaomi akan mengimplementasikan robot humanoid secara masif di lini produksi mereka.

Robot ini diharapkan dapat mengambil alih tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, sehingga buruh dapat lebih fokus pada aspek yang memerlukan kreativitas dan pengambilan keputusan teknis.

Selain itu, Lei juga mengantisipasi perkembangan pasar robot rumahan, yang akan memerlukan performa tinggi dan kemampuan untuk mengatasi aktivitas sehari-hari yang kompleks.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Transformasi Industri Manufaktur Melalui Kecerdasan Buatan dan Robot Humanoid

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!