Perbedaan Pendekatan Generasi Terhadap Kecerdasan Buatan Menurut Studi Kantar
Studi terbaru dari firma riset Kantar menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) antara Generasi Z, Milenial, dan Generasi X.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Generasi Z lebih cenderung menggunakan AI untuk kreativitas dan personal branding, sementara Milenial dan Generasi X fokus pada produktivitas dan efisiensi.
Studi Kantar menunjukkan bahwa meskipun tujuan pemanfaatan AI serupa, setiap generasi memiliki pendekatan yang berbeda. Ummu Hani, Director Kantar Indonesia, menegaskan bahwa 'setiap generasi memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap AI, namun tujuannya serupa: mencari efisiensi, kemudahan, dan hasil yang lebih baik.'
Laporan menemukan bahwa 74 persen Generasi Z menggunakan AI sebagai alat untuk mengekspresikan diri dan membangun personal branding. Sementara itu, 80 persen Milenial dan Generasi X menganggap AI sebagai sarana untuk mendukung tugas pekerjaan.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda
Bagi Milenial dan Generasi X, AI berfungsi sebagai alat untuk mendukung rutinitas pekerjaan mereka. Sebanyak 80 persen dari mereka mengandalkan AI guna meningkatkan efisiensi dalam kegiatan sehari-hari.
Keberadaan fitur multitasking pada perangkat modern, seperti Galaxy Z Fold7, memungkinkan pengguna membuka hingga tiga aplikasi secara bersamaan. Temuan Kantar menunjukkan bahwa 62 persen pengguna AI memanfaatkan teknologi ini untuk merangkum konten atau laporan dengan lebih cepat.
Samsung, sebagai pionir dalam teknologi, baru saja meluncurkan perangkat Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Z Fold7 yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk memenuhi kebutuhan semua generasi. Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan, 'Inilah wujud nyata dari visi kami, menghadirkan teknologi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga benar-benar adaptif.'
Fitur unik seperti Gemini Live di Galaxy Z Flip7 memberikan akses yang cepat ke AI sebelum pengguna membuka ponsel mereka. Dengan cara ini, 75 persen pengguna diharapkan dapat meningkatkan kualitas konten kreatif yang mereka hasilkan.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: