Kota Yogyakarta bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, dengan prediksi mencapai 7 juta pengunjung.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Diperkirakan, sekitar 1 juta kendaraan akan memadati jalanan kota yang terkenal dengan kekayaan budayanya ini.
Prediksi Pergerakan Wisatawan
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta menyatakan bahwa selama Nataru 2025, volume lalu lintas akan meningkat sekitar 20 persen dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata.
Kepala Dishub Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengungkapkan bahwa pergerakan masyarakat akan didominasi oleh kendaraan pribadi, dengan estimasi 3,86 juta orang menggunakan kendaraan pribadi dan 3,16 juta orang menggunakan angkutan umum.
Peningkatan kunjungan ini merupakan hasil dari promosi wisata yang giat dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, bertujuan menarik lebih banyak pengunjung.
Tantangan Infrastruktur dan Kemacetan
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, memperingatkan tentang kemungkinan kepadatan lalu lintas yang ekstrem, khususnya pada puncak liburan.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Dalam rapat persiapan, ia menyampaikan kekhawatiran mengenai ketidakseimbangan antara volume kendaraan yang akan masuk dengan infrastruktur jalan yang hanya mencakup luas 32,5 kilometer persegi.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi kemacetan yang tak terhindarkan serta menegaskan bahwa petugas kepolisian akan selalu siap untuk mengatur lalu lintas.
Rekayasa Lalu Lintas dan Layanan Transportasi
Sebagai langkah antisipasi, Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan, khususnya di akses menuju Jalan Malioboro.
Akses masuk menuju Malioboro akan difokuskan melalui Jalan Mataram, sementara kendaraan dari arah Kleringan tidak akan diizinkan belok kiri.
Jembatan Kewek juga akan digunakan sebagai jalur khusus untuk sepeda motor, dengan ketentuan tidak boleh berhenti di atas jembatan demi menjaga keamanan konstruksi.
Sementara itu, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menginformasikan lonjakan penumpang kereta api, melayani total 268.159 penumpang selama lima hari pelaksanaan angkutan Nataru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: