Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 10:55 WIB

Gunung Semeru Meletus: Pendaki Ranu Kumbolo Dalam Keadaan Aman

Author

Gunung Semeru Meletus: Pendaki Ranu Kumbolo Dalam Keadaan Aman

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali meletus, mengakibatkan guguran awan panas yang mengkhawatirkan pendaki di Ranu Kumbolo.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah

Meski terdapat 178 pendaki yang sempat terjebak, laporan terbaru memastikan mereka dalam kondisi aman dan tidak terkena dampak erupsi.

Latar Belakang Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru, salah satu gunung aktif di Indonesia, terletak di Provinsi Jawa Timur. Erupti dahsyat yang terjadi pada 19 November 2025 ini memuntahkan material vulkanik yang signifikan.

Pihak otoritas setempat mengonfirmasi bahwa meskipun terdapat peningkatan aktivitas vulkanik, radius aman untuk pendakian masih berada di antara 5-8 kilometer dari puncak gunung.

Masyarakat dan pendaki di sekitar area harus tetap waspada dengan potensi dampak dari aktivitas vulkanik, terutama terkait dengan volume guguran awan panas yang menimbulkan kekhawatiran.

Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas

Kondisi Pendaki di Ranu Kumbolo

Sukaryo, relawan dari Sahabat Volunteer Semeru (Saver), menyatakan bahwa pendaki pertama mencapai Ranu Kumbolo setelah erupsi sekitar pukul 19.00-20.00 WIB. Informasi dari vulkanologi menunjukkan bahwa pendaki masih diperbolehkan melanjutkan perjalanan pada pagi harinya.

"Iya, jadi kemarin kan pendakian masih dibuka dari pagi, jadi mereka perjalanan pendaki pertama datang jam 16.00 WIB," ungkap Cak Yo, sapaan akrab Sukaryo.

Meski Gunung Semeru sudah menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik yang meningkat, dipastikan tidak terdapat abu vulkanik di lokasi Ranu Kumbolo, karena arah guguran awan panas mengarah ke Gladak Perak.

Tindakan Koordinasi dan Penanganan

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Septi Eka Wardhani, mengonfirmasi bahwa total pendaki yang terjebak diperkirakan sebanyak 178 orang. PPGST terus melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan ratusan pendaki tersebut.

"Akan ada tindakan untuk memastikan keselamatan para pendaki, termasuk memantau kondisi dan memfasilitasi evakuasi jika diperlukan," jelasnya.

Pihak relawan juga meneruskan pemantauan untuk memastikan tidak ada ancaman yang lebih besar, dan menyatakan bahwa Ranu Kumbolo sudah dalam kondisi aman dengan cuaca yang sedikit berkabut.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU