Yogyakarta Catat Lonjakan Kunjungan Wisatawan Domestik di Tengah Peralihan dari Bali
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa Yogyakarta telah melihat peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan domestik yang berkunjung baru-baru ini.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Ia juga menyoroti peralihan wisatawan dari Bali ke Yogyakarta serta daerah-daerah lain di Jawa sebagai tren yang sedang berlangsung.
Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan domestik ke Yogyakarta dalam beberapa waktu terakhir cukup besar. Ia mencatat, "Yogyakarta terlihat ada peningkatannya luar biasa."
Kenaikan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi sektor pariwisata lokal, membantu meningkatkan ekonomi dan memperkuat daya tarik Yogyakarta sebagai destinasi wisata.
Peralihan wisatawan lokal ini, menurut Widiyanti, dipengaruhi oleh informasi mengenai cuaca yang kurang kondusif di Bali. Hal ini menyebabkan banyak orang lebih memilih liburan di pulau Jawa, menjadikan Yogyakarta salah satu tujuan utama.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak
Menteri Pariwisata juga menekankan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan domestik ke Bali, aktivitas pariwisata di sana tetap terjaga. "Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja, sekitar 2 persen," ujar Widiyanti.
Hal ini menunjukkan bahwa Bali, meskipun menghadapi tantangan, masih menjadi salah satu destinasi yang populer. Ia menambahkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara juga meningkat, mencapai 6,8 juta orang, meskipun target tahun ini adalah 7 juta.
Data tersebut menunjukkan daya tarik Bali yang tetap tinggi meskipun ada beberapa isu terkait kunjungan lokal.
Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan tanggapan terkait isu penurunan kunjungan wisata, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan data yang mereka miliki. "Bohong, saya punya data. Setiap hari totalnya meningkat," ucap Koster.
Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa hingga pertengahan Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah mencapai 6,7 juta orang, angka yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Gubernur Koster juga memperkirakan bahwa jumlah kunjungan tersebut akan terus bertambah menjelang periode liburan Natal dan Tahun Baru, dengan target kunjungan yang optimis.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: