BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 17:03 WIB

Perhatian! Beberapa Jalur Pendakian Gunung Ditutup Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2026

Perhatian! Beberapa Jalur Pendakian Gunung Ditutup Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2026Perhatian! Beberapa Jalur Pendakian Gunung Ditutup Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2026

Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, pemerintah Indonesia memutuskan untuk menutup sementara beberapa jalur pendakian gunung. Keputusan ini diambil demi menjaga keamanan dan keselamatan publik di tengah potensi cuaca ekstrem.

Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan

Penutupan jalur dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk risiko cuaca buruk yang dapat membahayakan para pendaki selama periode tersebut.

Alasan Di Balik Penutupan Jalur Pendakian

Penutupan jalur pendakian dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca yang dapat berubah drastis, terutama di akhir bulan Desember hingga awal Januari. Potensi hujan lebat yang menyertai kondisi jalur yang licin menjadi alasan utama untuk menutup beberapa jalur.

Selain itu, gunung-gunung dengan status aktif vulkanik atau berpotensi longsor sangat disarankan untuk tidak didaki. Pihak berwenang bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang bisa membahayakan pendaki, terutama pada musim liburan.

Gunung-gunung yang Ditutup

Gunung Gede Pangrango telah resmi ditutup sejak 13 Oktober 2025 untuk melakukan penataan kawasan dan penanganan masalah sampah. Jalur pendakian ini dikenal sebagai salah satu tujuan utama bagi pecinta alam, namun saat ini diperlukan kegiatan pemeliharaan.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya

Gunung Salak mulai tutup sejak 22 Desember 2025, sebagai upaya antisipasi terhadap cuaca ekstrem dan untuk memulihkan ekosistem hutan pada jalur pendakian resmi. Hal ini mencakup jalur-jalur populer seperti Jalur Cidahu dan Ajisaka.

Tak ketinggalan, Gunung Semeru juga ditutup setelah terjadi awan panas akibat erupsi, dengan rencana penutupan hingga Maret 2026 karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, Gunung Merapi ditutup sejak Mei 2018 dengan status waspada yang terus meningkat, sehingga aktivitas pendakian di sana dinyatakan ilegal.

Terakhir, penutupan jabatan Gunung Rinjani akan dimulai pada Januari 2026 sebagai langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Alternatif Wisata Selama Liburan

Bagi masyarakat yang tetap ingin menikmati liburan, terdapat berbagai pilihan wisata di sekitar kaki gunung, taman nasional, atau jalur wisata yang tetap aman dan terbuka untuk umum. Penutupan jalur pendakian diharapkan tidak mengurangi semangat wisatawan untuk menikmati pesona alam.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman, juga memberikan imbauan kepada mereka yang ingin mendaki sebelum penutupan agar segera memesan tiket. Pemesanan tiket valid hanya hingga 28 Desember 2025.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perhatian! Beberapa Jalur Pendakian Gunung Ditutup Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!