BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 11:01 WIB

Fenomena Aliran Jernih di Danau Singkarak di Tengah Banjir Aceh dan Sumatera

Fenomena Aliran Jernih di Danau Singkarak di Tengah Banjir Aceh dan SumateraFenomena Aliran Jernih di Danau Singkarak di Tengah Banjir Aceh dan Sumatera

Di tengah berita banjir yang melanda Aceh dan Sumatera, sebuah fenomena menarik terjadi di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Aliran air yang biasanya tenang kini tampak jernih dan deras setelah pembukaan bendungan di kawasan Ombilin.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Perubahan ini menarik perhatian publik dan media sosial, dengan banyak yang mengunggah video menunjukkan air danau meluap dengan kondisi yang cukup mengesankan.

Kejadian Aliran Jernih yang Menyita Perhatian

Video yang diunggah melalui akun TikTok @sondra*** menunjukkan aliran Danau Singkarak yang meluap hingga setinggi betis, dengan air jernih yang mengguyur halaman masjid. Pengunggah video ini mengatakan, 'Danau Singkarak meluap,' dengan menampilkan air yang bersih dan warna kehijauan yang mencolok.

Sebuah unggahan lain memperlihatkan perbandingan aliran Danau Singkarak dengan sungai-sungai di Eropa, menyebutkan, 'Pasca pelepasan air Danau Singkarak di Ombilin seperti sungai di Swiss.' Meskipun debit air meningkat, kondisi ini tetap dianggap aman dan menjadi daya tarik bagi warga setempat.

Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Penawaran Harga Menarik

Respon Warganet dan Persepsi Bersihnya Air

Fenomena air jernih ini memicu beragam reaksi di media sosial, terutama dari warganet yang mencatat perbedaan antara kejernihan air ini dengan banjir yang biasanya keruh. Salah seorang pengguna TikTok berkomentar, 'Ini beneran di Indonesia ada danau sebersih dan seindah ini?'

Beberapa warganet menilai bahwa kondisi air ini mencerminkan kesadaran warga setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Akun @radenzerga* menyatakan, 'Jernih ya. Berarti warganya nggak sembarangan buang sampah.' Mereka juga menambahkan bahwa kondisi air yang bersih memberikan kesan positif di tengah situasi musibah.

Penjelasan Warga Lokal tentang Kejadian

Warga lokal Sondra Agung Mulyadi menjelaskan bahwa kenaikan permukaan air sebenarnya disebabkan oleh curah hujan tinggi, bukan akumulasi sampah. Ia menegaskan, 'Air meluap karena hujan, bukan karena sampah. Di perkarangan tempat air naik, tidak ada sampah atau kotoran.'

Sondra menambahkan bahwa pembukaan pintu bendungan dilakukan selama 24 jam untuk menjaga stabilitas volume air. Air kemudian mengalir ke Sungai Indragiri di Riau atau dialihkan ke Batang Anai untuk keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Saat ini, keadaan di sekitar Danau Singkarak dikategorikan masih terkendali, dan aktivitas di masjid tetap berlangsung meski ada genangan air.

Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Aliran Jernih di Danau Singkarak di Tengah Banjir Aceh dan Sumatera

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!