KAI Siapkan 54 Kereta Tambahan untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2025
Kereta Api Indonesia (KAI) telah mempersiapkan 54 kereta tambahan untuk memfasilitasi penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di H-1 sebelum kedua momen perayaan tersebut.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba, menyebutkan bahwa puncak perjalanan diprediksi terjadi pada H-1 hari raya. Proyeksi menunjukkan peningkatan penumpang akan berlangsung dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Anne Purba menjelaskan bahwa puncak perjalanan Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan terjadi pada H-1 sebelum kedua hari raya tersebut. Hal ini menunjukkan adanya tren yang signifikan dalam perjalanan masyarakat menjelang liburan.
Berbeda dengan arus mudik saat Lebaran yang lebih merata, lonjakan penumpang kali ini diprediksi akan sangat tajam pada periode tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Persiapan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang optimal selama musim liburan.
Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial
KAI menyediakan total 54 kereta tambahan untuk mendukung kebutuhan transportasi penumpang selama periode liburan ini. Kereta-kereta tambahan ini akan disiapkan untuk membantu mengatasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi.
Anne menegaskan pentingnya langkah ini dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama libur panjang. Pelayanan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang.
Selain menghadirkan kereta tambahan, KAI juga menawarkan angkutan gratis untuk sepeda motor sebanyak 6.000 unit. Program ini merupakan hasil kerjasama antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Proses pendaftaran untuk angkutan gratis ini akan dimulai pada 1 Desember 2025. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan dengan sepeda motor mereka.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: