BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 10:52 WIB

Peluncuran Indonesia Muslim Travel Index 2025: Meningkatkan Pariwisata Halal di Indonesia

Peluncuran Indonesia Muslim Travel Index 2025: Meningkatkan Pariwisata Halal di IndonesiaPeluncuran Indonesia Muslim Travel Index 2025: Meningkatkan Pariwisata Halal di Indonesia

Kementerian Pariwisata meluncurkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Enhaii Halal Tourism Center. Indeks ini bertujuan untuk menilai kesiapan provinsi dalam menyambut wisatawan Muslim, sejajar dengan Global Muslim Travel Index (GMTI).

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan bahwa IMTI akan menjadi alat strategis untuk meningkatkan daya saing pariwisata halal di tanah air, dengan Jawa Barat terpilih sebagai provinsi teratas dengan skor 69,6.

Peluncuran Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025

Peluncuran IMTI 2025 adalah langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pariwisata halal di Indonesia. IMTI menggunakan kerangka kerja ACES (Access, Communication, Environment, Services) untuk menilai daya saing provinsi dalam sektor pariwisata ramah Muslim.

Dalam acara tersebut, Menteri Pariwisata mengatakan, “Lebih dari sekadar pengukuran, indeks ini akan memandu kami dalam menyelaraskan standar dan sertifikasi sehingga layanan ramah Muslim konsisten secara nasional dan dipercaya oleh wisatawan.” Keberadaan standar dan sertifikasi ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan pengunjung internasional.

Peluncuran ini bertujuan untuk mengembalikan Indonesia ke posisi teratas dalam global Muslim travel di tahun mendatang. Indeks ini juga akan menilai kekuatan yang dimiliki Indonesia dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Perawatan Kulit yang Optimal

Hasil Penilaian dan Provinsi Teratas

Hasil dari IMTI 2025 menunjukkan lima provinsi teratas untuk pariwisata ramah Muslim, yaitu Jawa Barat, Sumatra Barat, Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Jawa Tengah. Jawa Barat mencuat dengan skor 69,6, sebuah peningkatan signifikan dari peringkat enam pada edisi sebelumnya.

Menteri Widiyanti Putri menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pariwisata ramah Muslim dengan lebih dari 230 juta Muslim. “Dengan keunggulan kompetitif yang unik, skala dan potensi tersebut seharusnya menjadikan kita yang terdepan dalam pariwisata ramah Muslim,” ujarnya di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Provinsi lain seperti Banten, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan juga menunjukkan peringkat baik, memberikan gambaran tentang kesiapan masing-masing provinsi dalam menyediakan layanan bagi wisatawan Muslim.

Area Kunci untuk Peningkatan

Menteri Pariwisata menggarisbawahi tiga area penting yang perlu perhatian untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim, yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Indonesia memiliki kekayaan budaya Islam yang sangat beragam yang harus terus dipromosikan dan diembangkan.

Rentang aksesibilitas juga menjadi fokus, di mana peningkatan konektivitas udara dan kemudahan visa sangat dibutuhkan. Widiyanti mengungkapkan, “Kami akan memanfaatkan sepenuhnya 36 bandara internasional Indonesia untuk menghubungkan lebih banyak pengunjung langsung ke destinasi wisata di seluruh nusantara.”

Mengenai amenitas, memastikan kehadiran 309 ribu masjid dan 376 ribu musala di lokasi strategis adalah hal yang sangat penting. “Kami juga memperluas cakupan produk bersertifikat halal agar wisatawan merasa terjamin dalam standar layanan ramah Muslim,” tutupnya.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peluncuran Indonesia Muslim Travel Index 2025: Meningkatkan Pariwisata Halal di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!