Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 15:16 WIB

Kematian Faruk Fatih Ozer: Mantan CEO Thodex Ditemukan Meninggal di Penjara

Author

Kematian Faruk Fatih Ozer: Mantan CEO Thodex Ditemukan Meninggal di Penjara

Faruk Fatih Ozer, pendiri dan mantan CEO bursa kripto Turki, Thodex, ditemukan tewas gantung diri saat menjalani hukuman penjara yang dijatuhkan kepadanya.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah

Kematian tersebut terjadi di kamar mandi sel tunggal di Penjara Tertutup Keamanan Tinggi Tipe-F, Tekirdag.

Latar Belakang Kasus Thodex

Thodex dikenal sebagai salah satu bursa kripto terkemuka di Turki, namun pada April 2021, perusahaan tersebut mendadak menghentikan operasinya.

Awalnya penghentian ini dikatakan sementara, tetapi kemudian diketahui sebagai pengkhianatan setelah Ozer melarikan diri ke Albania dengan dana dari para investor.

Dilaporkan, Ozer dituduh menipu lebih dari 400 ribu investor, menyebabkan kerugian mencapai US$12,5 juta.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viral Video Joget Anggota DPR RI

Proses Hukum dan Hukuman

Setelah diekstradisi kembali ke Turki pada April 2023, Ozer dihadapkan pada berbagai tuntutan hukum, termasuk penipuan berat dan pencucian uang.

Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman penjara selama 11.196 tahun, 10 bulan, dan 15 hari, yang juga diterima oleh kedua saudaranya, Guven dan Serap Ozer.

Selama proses hukum, Badan Investigasi Kejahatan Keuangan (MASAK) menemukan bahwa Ozer telah mengalihkan aset kripto ke dompet yang ia kontrol.

Penyelidikan Terkait Kematian Ozer

Pihak berwenang kini membuka penyidikan formal untuk menyelidiki penyebab kematian Ozer, yang diduga bunuh diri.

Media lokal, Turkiye Today, melaporkan bahwa rincian lebih lanjut mengenai kematian ini masih dalam penyelidikan.

Kasus ini menyoroti risiko dan konsekuensi yang dihadapi oleh investor di sektor kripto, terutama bagi mereka yang menjadi korban penipuan.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU