Selasa, 01 JULI 2025 • 04:08 WIB

Kasus Pemerasan Nikita Mirzani: Dari Kritik Produk Hingga Tuduhan Serius

Author

tastetrip.id – Nikita Mirzani kini menghadapi tuduhan serius atas dugaan pemerasan terhadap dokter Reza Gladys sebesar Rp 5 miliar. Dalam sidang perdana yang digelar pada 24 Juni lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan rincian praktik pemerasan yang dilakukan oleh Nikita dan asistennya, Ismail Marzuki.

Dugaan ini bermula dari ulasan negatif yang disebarkan melalui media sosial, yang dinilai dapat mengancam reputasi produk skincare milik Reza. JPU menyebutkan bahwa sebagai bagian dari pemerasan, Nikita menerima Rp 4 miliar dari Reza, hasil dari ancaman yang dilayangkan.

Kasus Pemerasan yang Menggemparkan

Jaksa Penuntut Umum mengungkapkan bahwa Nikita dan asistennya melakukan pemerasan yang merugikan Reza Gladys. Dalam dakwaan, disebutkan bahwa pemerasan ini mencapai angka miliaran rupiah, dan Nikita diduga menerima Rp 4 miliar dari Reza.

Nikita didakwa melanggar sejumlah pasal, termasuk pencemaran nama baik dan pemerasan. Dalam surat dakwaan, JPU menegaskan bahwa baik Nikita maupun Ismail menyadari bahwa uang yang diterima berasal dari kejahatan yang dilakukan melalui media elektronik.

Modus Operandi Pemerasan

Jaksa menjelaskan modus operasi yang dilakukan oleh Nikita dalam kasus ini. Awalnya, Nikita memberikan ulasan negatif terhadap produk Glafidsya milik Reza, dan ini dipicu oleh review buruk dari pihak ketiga.

Ulasan tersebut disebarkan melalui video di TikTok, di mana Nikita mengungkapkan kritik tajam terhadap produk tersebut, mengatakan, “Biar yang jual dokter sekalipun kayak dokter siapa? Glafidsya ya yang lagi diituin doktif? Glafidsyah kan yang jual lotion pemutih.” Ulasan ini nyatanya mengancam kredibilitas Reza sebagai pemilik brand.

JPU juga menyebut upaya untuk menjembatani komunikasi antara Reza dan Nikita. Dokter Oky Pratama terlibat dalam diskusi resolusi konflik, yang mana ia menekankan pentingnya menawarkan uang sebagai solusi untuk menghentikan kritik yang diberikan oleh Nikita.

Permintaan Uang yang Kontroversial

Pada pertengahan November 2024, Nikita berkomunikasi dengan asistennya dan mengajukan permohonan uang Rp 5 miliar kepada Reza. Permintaan itu diungkapkan sebagai imbalan untuk tidak mencemarkan nama baik produk Reza di media sosial.

Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, menanggapi tuduhan tersebut dengan menyangkal adanya pemerasan, dan meminta Reza untuk meminta maaf kepada Nikita. Ia menyampaikan, “Nggak pernah ada tindak pidana pemerasan. Jadi pada kesempatan ini RG (Reza Gladys) harus segera minta maaf kepada Nikita Mirzani dalam waktu 7x 24 jam.”

Di sisi lainnya, kuasa hukum Reza, Surya Batubara, memberikan tanggapan tegas terhadap pernyataan tersebut. “Kami telah melaporkan tindak pidana ini, dan penyidik telah menetapkan sebagai tersangka, JPU telah menyatakan P21, dan saat ini dimasuk ke pengadilan,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU