Rusia Dukung Penuh Presiden Interim Venezuela di Tengah Ketegangan dengan AS
Pemerintah Rusia resmi memberikan dukungan kepada Delcy Rodriguez sebagai Presiden Interim Venezuela, menekankan perlunya stabilitas di kawasan tersebut.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat
Langkah ini sebagai respons terhadap tindakan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk menangkap Nicolas Maduro.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan pernyataan resmi yang menggarisbawahi kedaulatan Venezuela. Mereka menyatakan bahwa hak Venezuela untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan asing harus dijamin.
"Kami dengan tegas mendesak agar Venezuela dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang bersifat merusak," tulis pernyataan tersebut.
Moskow menegaskan bahwa tindakan pemerintah Rodriguez merupakan langkah sah dalam mempertahankan integritas sebuah negara berdaulat. Rusia juga berkomitmen untuk mendukung pemerintahan baru ini dalam menghadapi tekanan internasional.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga untuk Menghindari Cedera
Meskipun tidak menyebut Amerika Serikat secara langsung, kecaman Rusia muncul setelah keputusannya untuk memberangkatkan pasukan khusus ke Venezuela. Langkah ini mengejutkan Moskow dan memicu reaksi yang tajam dari pihak Rusia.
Rusia melihat langkah-langkah yang diambil oleh Rodriguez sebagai bentuk perlindungan sah terhadap kedaulatan negara. Pengumuman ini mengindikasikan adanya ketegangan baru dalam arena hubungan internasional, di mana Rusia berupaya mempertahankan pengaruhnya di kawasan Amerika Latin.
Seorang sumber senior di Rusia memberikan peringatan mengenai keseimbangan kekuatan global, mengungkapkan, "Jika Trump menegaskan kembali Doktrin Monroe, maka Rusia juga memiliki hak atas zona pengaruhnya sendiri."
Presiden Vladimir Putin menunjukkan kehati-hatian dalam menanggapi situasi ini, mengingat kepentingannya untuk menyelesaikan konflik di Ukraina. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun ada ketegangan, Putin tetap mempertimbangkan hubungan bilateral yang lebih baik.
Hingga kini, Putin belum memberikan komentar langsung terkait penangkapan Maduro. Namun, kementerian luar negeri Rusia telah mengeluarkan kecaman yang mencerminkan ketidakpuasan terhadap tindakan AS.
Krisis ini dipandang tidak hanya berdampak pada Venezuela, tetapi juga berpotensi memengaruhi posisi Rusia di Amerika Latin dan pengaruhnya dalam tatanan dunia yang lebih luas.
Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: