BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 09:55 WIB

Komet Antar Bintang 3I/ATLAS: Penemuan yang Menggugah Rasa Ingin Tahu Ilmuwan

Komet Antar Bintang 3I ATLAS: Penemuan yang Menggugah Rasa Ingin Tahu IlmuwanKomet Antar Bintang 3I/ATLAS: Penemuan yang Menggugah Rasa Ingin Tahu Ilmuwan

Komet antar bintang 3I/ATLAS yang ditemukan awal tahun ini mendapatkan perhatian luas dari kalangan ilmuwan, termasuk tim dari NASA. Objek ini merupakan komet ketiga yang teridentifikasi memasuki tata surya, memicu berbagai studi dan eksplorasi mendalam.

Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Penawaran Harga Menarik

Pada Rabu (19/11), NASA rilis foto terbaru dari berbagai misi, termasuk dari Teleskop Luar Angkasa James Webb dan rover Perseverance. Nicky Fox, Associate Administrator NASA, mengungkapkan bahwa penelitian ini melibatkan instrumen sains dengan kapabilitas yang luar biasa.

Karakteristik Komet 3I/ATLAS

NASA menyatakan bahwa 3I/ATLAS bukan pesawat alien, melainkan komet yang menunjukkan perilaku serupa dengan komet biasa. Amit Kshatriya, seorang ilmuwan dari NASA, menjelaskan, "Bentuk dan perilakunya seperti komet, dan semua bukti mengarah pada kesimpulan tersebut, namun sangat menarik karena berasal dari luar tata surya."

Observasi yang dilakukan oleh JWST dan teleskop SPHEREx mengungkapkan komposisi dasar dari komet ini. Shawn Domagal-Goldman, Direktur Sementara Divisi Astrofisika NASA, mencatat bahwa mereka berhasil mendeteksi adanya kelimpahan gas karbon dioksida dan es air pada inti komet, serta perilaku khas dengan proporsi CO2 yang lebih tinggi dari biasanya.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Pengamatan dan Fenomena Komet

Foto terdekat dari 3I/ATLAS diambil oleh MRO dari jarak 31 juta kilometer, memperlihatkan objek ini sebagai bola putih kabur. Kshatriya menjelaskan, "Itu adalah koma, awan debu dan es yang lepas saat komet mendekati matahari."

Pengamatan dari wahana lain seperti Psyche dan MAVEN memberikan perspektif yang bervariasi mengenai fenomena ini. Tom Statler dari NASA menambahkan, "Komet ini datang dari arah berlawanan, sehingga posisi Bumi tidak ideal untuk mengamatinya, tapi Mars dan wahana lain berada di tempat yang tepat."

Penelitian Berlanjut

Menariknya, 3I/ATLAS mengalami peningkatan kecerahan yang cepat ketika mendekati matahari pada 29 Oktober. Statler mengamati, "Komet memang mengeluarkan nikel dan besi, tapi 3I/ATLAS menghasilkan nikel lebih banyak dari besi. Ini luar biasa dan perlu diteliti lebih lanjut."

Para ilmuwan sedang mempelajari ukuran komet, yang diperkirakan antara ratusan meter hingga beberapa kilometer, meskipun pandangan mereka terhalang debu tebal yang menutupi bentuk objektifnya.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Komet Antar Bintang 3I/ATLAS: Penemuan yang Menggugah Rasa Ingin Tahu Ilmuwan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!