BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 JUNI 2025 • 11:57 WIB

Pembatalan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

tastetrip.id – Belasan penerbangan internasional dan domestik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dibatalkan setelah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur. Pembatalan ini mencakup penerbangan yang datang dari Singapura dan Australia.

PGS General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi, mengonfirmasi bahwa 12 keberangkatan internasional dan lima domestik terpengaruh oleh aktivitas vulkanik ini, memicu perhatian lebih terhadap keselamatan penumpang.

Pembatalan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai

Dari total yang dibatalkan, terdapat 12 penerbangan internasional, termasuk tiga dari Singapura, dua dari Melbourne dan Brisbane, serta satu dari kota-kota seperti Adelaide, Sydney, Pudong, Auckland, dan Delhi.

Di sisi domestik, lima penerbangan dibatalkan, empat di antaranya merupakan rute dari Labuan Bajo, dan satu berasal dari Semarang.

Selain itu, pada pagi hari yang sama juga dilaporkan ada 13 penerbangan internasional dan dua domestik lain yang dibatalkan. Rincian pembatalan tersebut termasuk penerbangan dari Melbourne, Brisbane, serta sejumlah kota seperti Singapura, Adelaide, dan Sydney.

Respon dan Penanganan Pascakejadian

Wahyudi menambahkan bahwa pihak maskapai telah memberikan opsi kepada penumpang untuk memperoleh pengembalian dana, menjadwalkan ulang penerbangan mereka, atau melakukan pengaturan rute ulang.

Situasi yang tak terduga ini tentu memerlukan perhatian ekstra dari pihak bandara untuk mengelola dampak erupsi terhadap jadwal penerbangan.

Untuk memastikan keselamatan, Bandara Ngurah Rai juga telah menyiapkan personel yang siap berkoordinasi dan melakukan paper test guna mengevaluasi apakah terdapat sebaran abu vulkanik di area bandara.

Erupsi Gunung Lewotobi dan Dampaknya

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, dan berhasil memunculkan kolom abu serta kerikil yang cukup signifikan. Letusan pertama terjadi pada pukul 17.41 WITA, disusul dengan letusan kedua pada pukul 21.33 WITA yang menghasilkan kolom abu setinggi 2.000 meter di atas puncak gunung.

Akibat dari aktivitas vulkanik tersebut, status Gunung Lewotobi meningkat menjadi Level IV (Awas), yang mengharuskan larangan beraktivitas dalam radius tujuh kilometer dari puncak gunung.

Lebih dari seratus warga dari empat desa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah mitigasi atas ancaman erupsi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembatalan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!