BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 JUNI 2025 • 06:43 WIB

Nissan Motor Co. Hadapi Krisis Keuangan dan Restrukturisasi Besar-besaran

Nissan Motor Co. Hadapi Krisis Keuangan dan Restrukturisasi Besar-besaranGenerated by Journalist AI

tastetrip.id – Pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan Motor Co., saat ini tengah menghadapi situasi keuangan yang memburuk. Dengan kerugian bersih mencapai US$4,5 miliar pada tahun fiskal lalu, perusahaan ini berencana melakukan langkah drastis, termasuk penutupan pabrik dan pemangkasan ribuan tenaga kerja.

Krisis Keuangan yang Dihadapi Nissan

Nissan Motor Co. menghadapi tantangan serius menjelang rapat umum pemegang saham yang akan datang, di mana rencana pemulihan ambisius mereka akan disajikan. Saham perusahaan ini anjlok sekitar 36% dalam setahun terakhir, dan pembayaran dividen telah ditangguhkan.

Penjualan kendaraan global, termasuk pasar penting seperti China dan Indonesia, juga mengalami penurunan signifikan, memperburuk situasi keuangan Nissan. Rencana restrukturisasi yang dikenal dengan nama ‘Re:Nissan’ menjadi salah satu harapan perusahaan untuk bangkit dari keterpurukan.

Rencana Restrukturisasi ‘Re:Nissan’

Sebagai bagian dari rencana ‘Re:Nissan’, Nissan memutuskan untuk menutup tujuh lokasi produksi di seluruh dunia, termasuk di Jepang dan Meksiko. Selain itu, perusahaan ini juga berencana untuk memangkas antara 11.000 hingga 20.000 pekerjaan untuk mengurangi biaya.

Kantor pusat global Nissan kabarnya akan dijual untuk meningkatkan efisiensi, dan ini menjadi fokus utama untuk mengatasi penurunan penjualan. Hal ini juga dilakukan untuk memenuhi tuntutan para pemegang saham agar manajemen menunjukkan akuntabilitas.

Tanggapan terhadap Rencana Pemulihan

Analis otomotif Kenji Tanaka menggarisbawahi bahwa meski rencana ‘Re:Nissan’ terlihat menjanjikan, implementasinya adalah faktor kunci yang akan menentukan keberhasilan strategi ini. Menurutnya, Nissan harus dapat menunjukkan hasil nyata dan cepat untuk mendapatkan kembali kepercayaan pasar.

Di sisi lain, serikat pekerja dan pemerintah daerah menyatakan kekhawatiran mereka terhadap rencana penutupan pabrik dan PHK. Meskipun memahami situasi sulit yang dihadapi Nissan, mereka merasa berat untuk mendukung langkah drastis tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Nissan Motor Co. Hadapi Krisis Keuangan dan Restrukturisasi Besar-besaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!