Sariawan merupakan kondisi kesehatan yang tidak boleh dianggap remeh, karena dapat jadi indikasi adanya masalah serius di dalam tubuh. Ketika sariawan terus berulang, menemukan penyebab dan penanganan yang tepat menjadi sangat penting.
Baca juga: Penjarahan Rumah Eko Patrio: Polisi Selidiki Kericuhan di Kuningan
Definisi dan Gejala Sariawan
Sariawan, juga dikenal sebagai kandidiasis oral, adalah infeksi jamur yang terjadi di area mulut dan tenggorokan. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur Candida yang biasanya tidak berbahaya dalam jumlah normal.
Gejala yang sering muncul meliputi bercak putih pada lidah dan bagian dalam mulut, serta rasa sakit dan kesulitan saat makan. Meskipun banyak kasus dapat sembuh dengan sendirinya, beberapa individu mengalami sariawan yang persisten dan menimbulkan ketidaknyamanan yang signifikan.
Sariawan sering kali lebih umum terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS atau diabetes. Hal ini mengindikasikan bahwa sariawan kerap berfungsi sebagai sinyal adanya masalah kesehatan yang lebih mendalam.
Faktor Penyebab Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh
Salah satu penyebab utama sariawan yang tak kunjung sembuh adalah penggunaan antibiotik yang berlebihan. Antibiotik dapat merusak keseimbangan mikrobiota alami di mulut, yang memberi kesempatan bagi pertumbuhan jamur Candida untuk meningkat.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Selain penggunaan antibiotik, kondisi medis seperti diabetes juga berkontribusi pada munculnya sariawan kronis. Kadar gula darah yang tinggi menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pertumbuhan jamur tersebut.
Kekurangan nutrisi, terutama vitamin B12 dan zat besi, dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap serangan sariawan. Penggunaan protesa gigi yang tidak bersih atau tidak sesuai juga menjadi faktor yang berpotensi memicu infeksi jamur ini.
Metode Mengatasi Sariawan yang Berulang
Pengobatan sariawan umumnya melibatkan penggunaan obat antijamur, baik yang bersifat lokal maupun oral. Dokter biasanya meresepkan obat yang sesuai dengan tingkat keparahan infeksi yang dialami oleh pasien.
Penting pula untuk menjaga kebersihan mulut dengan rutin menyikat gigi dan berkumur menggunakan larutan garam. Mengurangi asupan gula dan makanan manis juga dapat membantu dalam mencegah kambuhnya sariawan.
Apabila sariawan terus-menerus kembali, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tidak adanya kondisi medis lain yang menyebabkan masalah tersebut.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal bagi Pemula untuk Memulai Kebiasaan Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: