Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 14:15 WIB

Jakarta Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Melalui Distribusi Cabai

Author

Jakarta Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Melalui Distribusi Cabai

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan kepedulian terhadap Aceh yang tengah terpuruk akibat bencana, dengan mendistribusikan cabai hasil pertanian Aceh ke pasar-pasar di Ibu Kota.

Baca juga: Penjarahan Rumah Eko Patrio: Polisi Selidiki Kericuhan di Kuningan

Inisiatif ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat Aceh sekaligus memenuhi kebutuhan pangan warga Jakarta.

Solidaritas Pemprov DKI Jakarta untuk Aceh

Sebagai respons terhadap bencana alam yang melanda Sumatera, khususnya Aceh, Pemprov DKI Jakarta melaksanakan langkah konkret untuk mendukung masyarakat di sana. Melalui Perumda Pasar Jaya, pemerintah membeli cabai langsung dari Aceh untuk disalurkan ke pasar-pasar tradisional di Jakarta.

Pembelian awal mencakup sebanyak 1,4 ton cabai yang didistribusikan ke berbagai gerai. Tujuan dari langkah ini bukan hanya untuk menjaga ketersediaan dan harga cabai di Jakarta, tetapi juga untuk memberikan akses pasar kepada petani Aceh yang terdampak bencana.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menggarisbawahi pentingnya inisiatif ini sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi pascabencana. Secara langsung, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah mulai mengoperasikan pembelian cabai dari Aceh dan telah mempersiapkan kontrak pertanian dengan daerah tersebut.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah

Peluang Ekonomi Bagi Petani Aceh

Rano Karno menyoroti kebutuhan besar akan cabai di Jakarta, yang mencapai sekitar 120 ton per hari. Hal ini membuka peluang bagi petani Aceh untuk masuk ke dalam rantai pasok yang lebih luas di ibu kota.

“Jadi bayangkan teman-teman, kebutuhan cabai Jakarta setiap hari 120 ton. Luar biasa potensinya,” ujar Rano dengan optimis. Ia berharap distribusi cabai ini akan berkontribusi significant terhadap pemulihan ekonomi warga Aceh.

Diskusi lebih lanjut menunjukkan bahwa kualitas cabai Aceh dinilai sangat baik dan harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan cabai dari daerah lain. Hal ini diharapkan dapat memberikan keuntungan tambahan bagi petani di Aceh.

Sambutan Positif Dari Masyarakat Jakarta

Distribusi cabai asal Aceh mendapat respon positif dari masyarakat Jakarta. Banyak yang antusias untuk membeli cabai dengan harga lebih rendah, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang meningkat.

Dewi, seorang warga yang berkunjung ke Pasar Senen, mengatakan, "Saya dari Karawang lagi mau beli obat di sini, terus mau main ke saudara, eh ada pasar murah, cabai murah, ya lumayan banget."

Dewi mengungkapkan bahwa harga cabai di pasar murah, yakni Rp 20.000 per 500 gram, jauh lebih ekonomis jika dibandingkan dengan harga di daerah lain. Hal ini menunjukkan keberhasilan inisiatif pemprov dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemulihan ekonomi bagi petani di Aceh.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU