Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 20:04 WIB

Pentingnya Penanganan Cepat terhadap Serangan Stroke: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Pentingnya Penanganan Cepat terhadap Serangan Stroke: Apa yang Perlu Diketahui?

Waktu adalah faktor krusial dalam penanganan serangan stroke, dengan intervensi medis yang diperlukan dalam waktu 4,5 jam setelah gejala muncul.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Penundaan penanganan dapat memperburuk kerusakan jaringan otak dan mengurangi peluang pemulihan pasien.

Pertolongan Stroke dalam Waktu 4,5 Jam Pertama

Dokter spesialis syaraf, dr. Zicky Yombana Babeheer, Sp.N., AIFO-K., DAIFIDN., CPS, menjelaskan pentingnya waktu dalam penanganan serangan stroke, terutama dalam fase awal yang dikenal sebagai golden period.

Dalam periode ini, pasien memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan perawatan medis yang efektif. "Kalau serangan stroke harus ngapain? Tidak usah bingung. Harus dibawa ke rumah sakit dalam waktu 4,5 jam paling baik," ungkapnya.

Data dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa dalam waktu tersebut, jaringan otak yang kekurangan oksigen dapat diselamatkan melalui terapi medis seperti tissue plasminogen activators (tPA).

Namun, setelah batas waktu ini, efektivitas tPA menurun dan risiko komplikasi, seperti perdarahan otak, meningkat secara signifikan.

Gejala Stroke yang Muncul Mendadak

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti, baik karena sumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Hal ini membuat bagian otak terdampak kehilangan oksigen dan nutrisi yang diperlukan.

Baca juga: Penjarahan Rumah Eko Patrio: Polisi Selidiki Kericuhan di Kuningan

Gejala stroke sering muncul secara tiba-tiba, bahkan saat seseorang menjalani aktivitas sehari-hari atau saat tidur.

Dokter Zicky menekankan pentingnya kesadaran masyarakat tentang tanda-tanda awal stroke. "Senyuman berubah, gerakan berubah, bicara berubah, kebas, pandangan yang rabun, sakit kepala yang hebat," katanya.

Kecepatan penanganan sangat berpengaruh pada hasil perawatan pasien. Setiap menit keterlambatan dapat merusak sejumlah besar neuron di otak.

Sikap Terhadap Pertolongan Pertama

Sayangnya, masih banyak kesalahpahaman di masyarakat terkait penanganan awal saat serangan stroke terjadi. Banyak yang menggunakan metode tradisional seperti menusuk jari atau memberikan minuman manis, yang sebenarnya tidak efektif.

Dr. Zicky mengingatkan bahwa tindakan tersebut bukanlah solusi. "Jangan kelincahan, tusuk jari, kasih teh manis, kasih minyak-minyakan. Tidak usah. Langsung bawa ke rumah sakit," tegasnya.

Tindakan yang tidak tepat dapat menyebabkan komplikasi, seperti kesulitan menelan yang dapat mengarah pada tersedak.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak ada pengobatan rumah yang dapat menggantikan perawatan medis profesional.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU