Penemuan Batu Diduga Meteor Menghebohkan Warga Desa Jatilaba
Seorang warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menemukan batu hitam pekat yang diduga meteor setelah mendengar suara dentuman keras pada Minggu malam.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Batu seberat sekitar 3 kilogram itu segera menarik perhatian banyak warga yang datang untuk melihat dan menawar batu misterius tersebut.
Wasroni (40), warga yang menemukan batu tersebut, menjelaskan bahwa suara dentuman keras terdengar hingga lima kali sebelum penemuan batu. "Awalnya dengar ada suara dentuman sampai lima kali. Sumbernya dari arah utara, getarannya cukup terasa,” ujarnya.
Suara yang terdengar mirip ledakan itu membuat Wasroni keluar dari rumahnya. Seorang bocah bernama Ibnu (11), yang merupakan tetangga Wasroni, juga melaporkan melihat benda bercahaya jatuh dari langit.
"Saya lihat seperti api di langit, lalu warnanya berubah jadi putih waktu mau sampai tanah,” kata Ibnu, menambahkan informasi tentang fenomena malam itu.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Usai Kerusuhan di Rumah Ahmad Sahroni
Setelah menemukan batu tersebut, Wasroni membawanya pulang dan menjelaskan ciri-ciri khusus batu itu. "Batu itu berwarna hitam pekat, permukaannya kasar, dan berat sekitar tiga kilogram,” jelasnya.
Masyarakat menunjukkan minat yang tinggi terhadap batu tersebut, banyak yang datang hanya untuk berfoto. "Banyak yang datang malam itu. Ada yang foto, ada juga yang bilang mau beli kalau itu benar batu meteor,” tambah Wasroni.
Ia menyatakan bahwa ia bersedia menjual batu tersebut jika ada kolektor atau pihak yang ingin melakukan penelitian.
Kepala Desa Jatilaba, Jumadi, mengkonfirmasi penemuan yang menarik perhatian tersebut. "Benar, warga kami menemukan benda yang diduga batu meteor. Suaranya memang terdengar keras sekali waktu itu,” kata Jumadi.
Ia juga meyakini bahwa batu tersebut kemungkinan besar adalah meteor. "Tapi benar kami menduga kuat itu batu meteor. Karena waktu itu banyak warga yang juga mendengar suara dentuman atau ledakan dari berbagai daerah, termasuk Brebes, Pemalang, bahkan Cirebon,” tuturnya.
Peristiwa ini telah menghebohkan wilayah pantura barat Jawa Tengah, terutama di kalangan masyarakat setempat yang menganggap penemuan ini sebagai pengalaman langka.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Perawatan Kulit yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: