Sebanyak delapan perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) terbesar di Indonesia, termasuk Aqua, mengungkapkan sumber air yang mereka gunakan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI pada Senin (10/11/2025).
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Pengungkapan ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah semua perusahaan tersebut menggunakan sumber mata air pegunungan atau tidak.
Detail Sumber Air Perusahaan AMDK
Rapat dengan Komisi VII DPR RI mengungkapkan bahwa dari delapan perusahaan tersebut, empat merek mengaku mengambil air minum dari mata air pegunungan, sedangkan empat lainnya mengandalkan sumur bor atau air tanah.
Perusahaan yang mengambil dari mata air pegunungan mencakup PT Panfila Indosari (RON 88), PT Muawanah Al Ma'soem (Al Masoem), PT Super Wahana Techno (Pristine), dan PT Tirta Investama (Aqua).
PT Panfila Indosari menyatakan bahwa sumber air mereka berasal dari mata air Pegunungan Mandalawangi yang terletak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, dan mengklaim tidak menggunakan pengeboran.
Sementara itu, PT Muawanah Al Ma'soem mengungkapkan bahwa air minumnya berasal dari mata air Gunung Manglayang yang berjarak 6 km dari pabrik mereka di Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Konfirmasi Sumber dari Produsen Lain
Pada rapat yang sama, PT Super Wahana Techno mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan mata air dari Gunung Pangrango yang terletak di Kabupaten Bogor.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Direktur PT Super Wahana Techno, Edwin, menekankan bahwa pemakaian air mereka sepenuhnya berasal dari sumber tersebut.
Di sisi lain, PT Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengaku menggunakan sumur bor untuk mendapatkan pasokan air.
PT Jaya Lestari Sejahtera (Le Yasmin) juga menyatakan bahwa mereka mengambil air dari sumur bor yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, dengan kedalaman sumur berkisar antara 100-120 meter.
Ikhtisar Sumber Air Perusahaan
Keseluruhan pengungkapan ini memberikan transparansi tentang sumber air yang digunakan oleh para produsen AMDK di Indonesia.
Berikut adalah rincian sumber air dari delapan perusahaan air minum terbesar di Indonesia: PT Panfila Indosari (RON 88) mengambil dari mata air Pegunungan Mandalawangi; PT Muawanah Al Ma'soem (Al Masoem) dari Gunung Manglayang; PT Super Wahana Techno (Pristine) dari Gunung Pangrango; dan PT Tirta Investama (Aqua) dari sejumlah gunung.
Sementara itu, PT Amidis Tirta Mulia, PT Tirta Fresindo Jaya, PT Sariguna Primatirta Tbk, dan PT Jaya Lestari Sejahtera memperoleh air dari sumber tanah melalui sumur bor.
Pengungkapan ini diharapkan dapat membantu konsumen memahami lebih baik mengenai asal-usul produk yang mereka konsumsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: