Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 18:10 WIB

Bakso Remaja Gading di Solo Kembali Beroperasi Setelah Dinyatakan Halal

Author

Bakso Remaja Gading di Solo Kembali Beroperasi Setelah Dinyatakan Halal

Warung Bakso Remaja Gading yang terletak di Solo, Jawa Tengah, kembali dibuka setelah hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua bahan baku mereka halal. Penutupan sementara sebelumnya dilakukan karena dugaan penggunaan bahan non-halal.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo mengonfirmasi operasional warung setelah memastikan tidak adanya temuan bahan non-halal berdasarkan hasil laboratorium.

Pemeriksaan Laboratorium dan Hasil Penutupan

Warung Bakso Remaja Gading, yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, ditutup oleh Satpol-PP Solo pada 3 November 2025. Penutupan ini dilakukan akibat dugaan penggunaan bahan non-halal dalam produk bakso yang mereka jual.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo mengumumkan hasilnya yang menunjukkan tidak ada kandungan bahan non-halal. Dengan demikian, warung tersebut dinyatakan aman untuk beroperasi kembali.

Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa makanan yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar halal, terutama di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Pendampingan dari Pemkot Solo

Meski hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan semua bahan yang digunakan halal, Wahyu Kristina, Kepala Dispangtan Solo, mencatat bahwa warung tersebut belum memiliki sertifikat halal. Hal ini menyebabkan pemerintah kota berencana memberikan dukungan untuk proses mendapatkan sertifikasi.

Wahyu menggambarkan upaya Pemkot Solo, "Tapi karena belum bersertifikat halal maupun kepengurusan legalitasnya belum, ini sekaligus ada pendampingan dari kami." Rencana pendampingan ini dianggap penting untuk mempercepat proses legalisasi.

Tim dari Kementerian Agama juga akan terlibat dalam membantu memperoleh sertifikat halal, yang menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Klarifikasi dari Pemilik Warung

Thirthania Laura Damayanthie, anak dari pemilik warung, memberikan klarifikasi terkait isu penggunaan bahan non-halal. Dalam pernyataannya, Thirthania menyatakan, "Sebenarnya bakso kita itu halal. Tapi waktu Bapak saya diwawancarai (petugas), beliau bingung antara halal dan non-halal, jadi salah jawab."

Ia menekankan bahwa semua bahan baku dalam produk mereka benar-benar halal dan tidak ada yang berasal dari babi atau bahan terlarang lainnya. Keluarga mereka yang menjalankan warung juga merupakan Muslim, sehingga memiliki komitmen terhadap standar kehalalan.

Klarifikasi ini dilakukan sebagai upaya meluruskan kesalahpahaman yang muncul selama proses pemeriksaan serta untuk meyakinkan konsumen bahwa warung tersebut aman dan berkualitas.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU