BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 07 JANUARI 2026 • 19:04 WIB

Rekor Baru Tuna Raksasa: Pengusaha Sushi Habiskan Rp54 Miliar di Tokyo

Rekor Baru Tuna Raksasa: Pengusaha Sushi Habiskan Rp54 Miliar di TokyoRekor Baru Tuna Raksasa: Pengusaha Sushi Habiskan Rp54 Miliar di Tokyo

Seorang pengusaha restoran sushi berhasil mencatatkan rekor baru dengan membeli tuna sirip biru raksasa seberat 243 kg seharga Rp 54 miliar dalam lelang di Tokyo pada 5 Januari 2026.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih

Pembelian ini menandai tingginya nilai dan permintaan tuna, khususnya di kalangan restoran sushi kelas atas, serta menciptakan sorotan baru di dunia kuliner.

Lelang Tuna Raksasa dan Rekor Barunya

Lelang tuna sirip biru yang digelar di Tokyo menyita perhatian banyak orang, terutama setelah harga jualnya mencapai angka fantastis. Kiyoshi Kimura, pemilik jaringan restoran sushi, mengatakan, "Saya kira kami bisa membeli dengan harga sedikit lebih murah, tetapi harganya meroket sebelum Anda menyadarinya. Saya terkejut dengan harganya."

Kimura berharap konsumsi tuna ini dapat memberikan keberuntungan kepada pencinta sushi. Tuna ini ditangkap di lepas pantai utara Jepang, yang menambah nilai sejarah dan harga jualnya.

Harga 510,3 juta yen yang dicapai dalam lelang ini memecahkan rekor sebelumnya yang mencapai 333,6 juta yen pada 2019 untuk tuna seberat 278 kg. Hal ini menunjukkan betapa meningkatnya demand dan nilai dari ikan tuna di pasar.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Penikmatan Tuna di Restoran Kimura

Setelah lelang, tuna tersebut segera diproses menjadi sushi yang dijual di restoran Kimura. Setiap gulung sushi dijual seharga 500 yen atau sekitar Rp 55 ribu, menawarkan pengalaman kuliner yang mewah kepada pelanggan.

Minami Sugiyama, seorang pelanggan berusia 19 tahun, berbagi pengalamannya, "Saya merasa telah memulai tahun ini dengan baik setelah makan sesuatu yang begitu menguntungkan di awal tahun."

Shinto, seorang pria berusia 40 tahun, juga memberikan ulasannya bahwa rasa tuna tersebut "sudah manis" bahkan tanpa kecap asin. Ulasan positif ini menegaskan kualitas tinggi dari ikan yang ditawarkan.

Tren Harga Tuna dalam Beberapa Tahun Terakhir

Sejak tahun 1999, lelang tuna mencatatkan angka tertinggi dalam sejarah pada tahun ini. Tahun lalu, pembeli membayar 207 juta yen untuk tuna sirip biru seberat 276 kg, menandakan tren kenaikan yang signifikan.

Perpindahan lokasi lelang dari Tsukiji yang tradisional ke fasilitas modern turut mempengaruhi minat dan nilai jual ikan tuna. Ini menggambarkan perkembangan industri perikanan dan gastronomi Jepang.

Kenaikan harga tuna tidak hanya melibatkan aspek ekonomis, tetapi juga simbolis yang melekat pada konsumsi tuna di Jepang, menjadikannya simbol kemewahan dan prestise di kalangan masyarakat.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rekor Baru Tuna Raksasa: Pengusaha Sushi Habiskan Rp54 Miliar di Tokyo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!