Muhammad Suryo, seorang pengusaha rokok HS, mengalami kecelakaan tragis saat berkendara di Kulon Progo, Yogyakarta. Istrinya, Anis Syarifah, meninggal dunia dalam insiden yang melibatkan benturan antara motor mereka dan kendaraan lain.
Baca juga: Penjarahan Rumah Eko Patrio: Polisi Selidiki Kericuhan di Kuningan
Kecelakaan ini terjadi pada hari Minggu, 1 Maret 2026, yang membuat tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit akibat cedera serius. Kejadian tersebut menjadi sorotan karena melibatkan tokoh publik dan menambah daftar insiden tragedi di jalan raya.
Rincian Kecelakaan
Insiden kecelakaan terjadi di simpang Melangsen, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon. Saat itu, sepeda motor Harley Davidson yang dikendarai Suryo bertabrakan dengan Yamaha Jupiter MX yang dikendarai oleh Aab Abdullah beserta anaknya, Deva Nadil.
Akibat benturan yang cukup keras, baik Anis maupun Deva terlempar ke kali. Semua korban segera dilarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Sayangnya, nyawa Anis tidak dapat diselamatkan oleh tenaga medis.
Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian. Saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa kecelakaan terjadi secara tiba-tiba dan dengan kecepatan tinggi.
Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil
Kunjungan Keluarga dan Kondisi Korban
Perwakilan keluarga Suryo, Dandan Jaya Kartika, menjenguk Aab dan Deva di RSUD Wates pada Selasa, 3 Maret 2026. Ia menyampaikan, 'Kami datang dengan itikad baik untuk menjenguk Aab dan Deva yang kini menjalani perawatan intensif.'
Selama kunjungan, juga hadir manajemen dari rokok HS dan Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko. Dandan menegaskan bahwa kondisi Aab dan Deva menunjukkan perbaikan, 'Alhamdulillah kondisinya sudah jauh lebih baik.'
Keluarga Suryo berharap agar para korban lainnya dapat segera pulih dan bersyukur atas kemajuan dalam pemulihan mereka.
Kondisi M. Suryo Pasca Kecelakaan
Setelah menjalani operasi yang cukup panjang, M. Suryo juga menunjukkan perkembangan yang positif. Dandan mengungkapkan, 'Pak Suryo sudah stabil, tapi mobilitasnya belum pulih sepenuhnya.'
Dalam kesempatan yang sama, pihak keluarga juga mengatur panggilan video antara Suryo dan Aab, memastikan bahwa dukungan emosional tetap mengalir di tengah situasi sulit ini. Dandan menambahkan, 'Kami mohon doa dari semua pihak agar almarhumah diampuni dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.'
Kejadian ini tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tetapi juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: