Pernikahan antara konten kreator Na Daehoon dan selebgram Julia Prastini kini berada di ujung tanduk setelah Daehoon resmi mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta.
Baca juga: Penjarahan Rumah Eko Patrio: Polisi Selidiki Kericuhan di Kuningan
Gugatan ini muncul hanya beberapa waktu setelah terungkapnya dugaan perselingkuhan Julia dengan seorang pria, yang menjadi perbincangan publik.
Pengajuan Gugatan Cerai
Na Daehoon, pria asal Korea Selatan, telah resmi mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta. Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, menyatakan bahwa gugatan tersebut diajukan pada hari ini.
Dalam keterangan yang disampaikan, Abid menjelaskan, 'Kalau tidak salah itu cerai talak, dari pihak suami yang mengajukan karena suami yang menggugat atau yang memohon izin ikrar talak.'
Sampai saat ini, jadwal persidangan untuk kasus ini belum ditentukan, namun Daehoon dan Julia akan menjalani mediasi terlebih dahulu sebelum proses sidang dimulai.
Abid menambahkan, 'Penetapan hari sidang dan majelis hakimnya belum ditentukan. Mungkin besok sudah bisa.'
Munculnya Kasus Perselingkuhan
Permohonan cerai ini diajukan tak lama setelah berita perselingkuhan Julia dengan Safrie Ramadan viral di media sosial. Foto-foto kedekatan mereka yang beredar luas ternyata menuai banyak kecaman dari netizen.
Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil
Reaksi publik terhadap kejadian ini sangat kuat, terutama dari para penggemar yang merasa dikhianati akibat tindakan Julia.
Dalam suasana yang tegang ini, Julia mengeluarkan pernyataan di Instagram untuk mengakui kesalahannya. Ia menyatakan penyesalan yang mendalam kepada semua pihak yang terdampak.
Julia menyatakan, 'Saya sadar telah mengecewakan banyak orang dan benar-benar menyesal atas kesalahan yang terjadi.'
Pernyataan Resmi dari Julia
Dalam pernyataan resminya, Julia tidak hanya meminta maaf kepada Na Daehoon, tetapi juga kepada anak-anaknya dan semua orang yang merasa terganggu oleh skandal ini.
Ia menulis, 'Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada orang tua saya, Daehoon, anak-anak saya yaitu; Junho, Eunho, Jena, keluarga besar serta teman-teman dan brand karena telah mengecewakan dan membuat ketidaknyamanan.'
Julia menyadari bahwa masalah pribadi ini telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi orang-orang terdekatnya serta seluruh pihak yang percaya padanya.
Permintaan maaf tersebut menunjukkan kesadaran Julia akan konsekuensi dari tindakannya serta komitmennya untuk memperbaiki keadaan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Era Modern: Tips untuk Generasi Muda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: