Jumat, 03 OKTOBER 2025 • 13:18 WIB

Surabaya: Kota Pahlawan dan Makna Simbol Sura dan Baya

Author

Surabaya: Kota Pahlawan dan Makna Simbol Sura dan Baya

Surabaya, yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, menyimpan banyak kisah tentang perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Baca juga: Kunto Aji Bicara Tanggung Jawab Anggota Dewan di DPR

Dengan simbol Sura dan Baya, kota ini menggambarkan kekuatan dan keberanian masyarakatnya dalam melawan penjajahan.

Asal Usul Julukan Kota Pahlawan

Julukan Kota Pahlawan diberikan kepada Surabaya berdasarkan peristiwa bersejarah yang terjadi selama revolusi kemerdekaan Indonesia.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya mengukuhkan posisi kota ini sebagai pusat perjuangan melawan penjajahan.

Peristiwa tersebut dikenal sebagai Pertempuran Surabaya, di mana rakyat Surabaya dengan gigih mempertahankan kota mereka dari serangan pasukan sekutu dan NICA.

Keberanian warga Surabaya dalam menghadapi ancaman tersebut telah dikenang dalam sejarah sebagai simbol perjuangan.

Makna Simbol Sura dan Baya

Simbol Sura dan Baya dalam budaya masyarakat Surabaya mencerminkan karakteristik yang menguatkan identitas kota ini.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Usai Kerusuhan di Rumah Ahmad Sahroni

Sura, yang melambangkan ikan hiu, menggambarkan keberanian serta ketangguhan, sementara Baya, yang melambangkan buaya, melambangkan kekuatan dan kewaspadaan.

Keduanya sering dipadukan dalam seni dan budaya lokal, menjadikannya bagian integral dari kehidupan masyarakat Surabaya.

Misalnya, patung Sura dan Baya yang menjadi ikon terkenal terletak di jembatan Surabaya, menambah daya tarik wisata kota ini.

Peran Sura dan Baya dalam Kebudayaan Surabaya

Simbol Sura dan Baya tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga berfungsi sebagai alat pendidikan bagi generasi muda.

Melalui berbagai kegiatan budaya, masyarakat mengenalkan nilai-nilai perjuangan yang terkandung dalam simbol tersebut.

Festival dan perlombaan yang berhubungan dengan Sura dan Baya sering diadakan untuk merayakan kebudayaan lokal.

Ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kekayaan yang ada serta menanamkan rasa cinta tanah air.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU