Jumat, 13 MARET 2026 • 14:43 WIB

Kekhawatiran Meningkatnya Kasus Campak karena Rendahnya Imunisasi

Author

Kekhawatiran Meningkatnya Kasus Campak karena Rendahnya Imunisasi

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dokter spesialis anak Piprim Basarah Yanuarso, mengungkapkan keragu-raguan masyarakat terhadap imunisasi sebagai penyebab utama peningkatan kasus campak di Indonesia.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Penurunan signifikan dalam cakupan imunisasi berpotensi menyebabkan terjadinya wabah penyakit menular ini.

Data Imunisasi di Indonesia

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), cakupan imunisasi di Indonesia pada tahun 2025 baru mencapai 68,6 persen pada 14 Desember, jauh menurun dari 87,7 persen di tahun 2024.

Angka ini menunjukkan adanya tantangan berat dalam mencapai target vaksinasi untuk mencegah penyebaran campak, di mana cakupan vaksinasi harus melebihi 95 persen.

Piprim menegaskan, 'Campak itu, kan, cakupan [vaksinasinya] harus tinggi, harus di atas 95 persen dan itu pernah kita capai.'

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak

Daerah Rawan Kasus Campak

Piprim juga menyoroti sejumlah daerah dengan cakupan imunisasi yang rendah, berpotensi menjadi titik rawan untuk meningkatnya kasus campak.

Wilayah-wilayah tersebut termasuk Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan beberapa daerah di Jawa Timur.

'Yang sepanjang pengetahuan saya itu ada daerah-daerah yang memang cakupan MR-nya rendah terus... Kita bayangkan ya. Jadi betul-betul ini sangat memprihatinkan,' ujarnya.

Pentingnya Vaksinasi

Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular dan dapat dicegah dengan vaksinasi, sehingga pentingnya kesadaran akan manfaat vaksinasi harus ditingkatkan.

Piprim mengungkapkan, 'Untuk sesuatu yang sebetulnya bisa dicegah, vaksinnya ada, buatan Biofarma dan gratis di puskesmas. Tapi masyarakat masih ragu-ragu untuk menggunakannya.'

Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi demi melindungi anak-anak dari dampak buruk campak.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU