Selasa, 10 MARET 2026 • 12:55 WIB

Menggali Faktor Risiko Kanker Ginjal dan Pentingnya Deteksi Dini

Author

Menggali Faktor Risiko Kanker Ginjal dan Pentingnya Deteksi Dini

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia, dengan meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3), setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal.

Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya pemahaman mengenai faktor risiko kanker ginjal yang dapat memengaruhi siapa pun.

Pengertian Kanker Ginjal

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berkembang di ginjal, yang berperan penting dalam menyaring darah serta membuang limbah dari tubuh.

Menurut Cleveland Clinic, kanker ini terjadi ketika sel-sel sehat di ginjal berubah dan berkembang menjadi sel kanker tanpa alasan yang jelas.

Faktor-Faktor Peningkat Risiko Kanker Ginjal

Berdasarkan informasi dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, beberapa kebiasaan dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ginjal, seperti merokok dan penyalahgunaan obat pereda nyeri jangka panjang.

Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, serta riwayat keluarga yang menderita kanker ginjal juga berkontribusi terhadap risiko ini.

Jurnal yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Oncology pada Oktober 2018 menunjukkan bahwa kanker ginjal lebih umum pada pria, dengan angka kejadian dua kali lipat dibandingkan perempuan.

Gejala dan Tindakan Penanganan Kanker Ginjal

Kanker ginjal sering kali tidak menunjukkan gejala nyata hingga kondisi sudah menyebar, dengan gejala yang dapat termasuk kencing berdarah, kelelahan, dan nyeri di bagian bawah perut.

Jika mengalami gejala seperti urine berdarah atau nyeri yang persisten, disarankan untuk segera menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pengobatan untuk kanker ginjal bervariasi tergantung pada stadium penyakit, dengan opsi termasuk pembedahan, terapi radiasi, dan imunoterapi berdasarkan evaluasi oleh ahli onkologi.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU