Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 13:00 WIB

Daftar Makanan yang Harus Dihindari untuk Mengurangi Risiko Serangan Migrain

Author

Daftar Makanan yang Harus Dihindari untuk Mengurangi Risiko Serangan Migrain

Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Mengetahui berbagai makanan yang dapat memicu serangan migrain sangatlah penting untuk mengurangi frekuensi dan intensitasnya.

Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Makanan dengan Aditif Kimia

Banyak makanan olahan mengandung aditif kimia, termasuk pengawet dan pewarna yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain. Misalnya, monosodium glutamat (MSG) sering ditemukan dalam makanan Asia dan snack kemasan, sehingga konsumsinya harus dibatasi.

Selain MSG, nitrat yang terdapat dalam daging olahan seperti sosis dan bacon juga dapat memicu migrain. Bahan-bahan kimia ini berfungsi memperlebar pembuluh darah, yang berpotensi berkontribusi pada nyeri kepala.

Makanan dan Minuman dengan Kafein

Kafein memiliki efek yang beragam pada migrain, di mana konsumsi moderat dapat mengurangi nyeri, namun konsumsi berlebihan justru memicu serangan. Oleh karena itu, minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi perlu dikontrol.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Konsumsi kafein yang berlebihan dalam waktu singkat dapat mengganggu pola tidur dan berkontribusi pada munculnya sakit kepala. Selain itu, pengurangan konsumsi kafein secara tiba-tiba dapat menimbulkan efek samping berupa migrain.

Makanan Fermentasi dan Keju Tua

Makanan fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut bersama dengan produk susu yang sudah tua memiliki potensi untuk memicu migrain. Ini disebabkan oleh kandungan tiramina yang tinggi dalam makanan tersebut.

Tiramina terbentuk saat protein terurai seiring berjalannya waktu, dan zat ini dapat mempengaruhi kadar neurotransmitter di otak. Oleh karena itu, produk-produk makanan tersebut sebaiknya dihindari oleh individu yang rentan terhadap migrain.

Keju yang telah berumur lama, seperti cheddar dan bleu cheese, juga dikenal tinggi tiramina. Sebagai alternatif, disarankan untuk memilih keju yang lebih segar dan rendah tiramina guna mengurangi risiko serangan migrain.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Berbagai Lokasi Indah di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU