Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 21:18 WIB

Risiko Kesehatan dari Kebiasaan Makan Berat Usai Adzan Maghrib

Author

Risiko Kesehatan dari Kebiasaan Makan Berat Usai Adzan Maghrib

Kebiasaan langsung makan berat saat adzan Maghrib tiba dapat berisiko bagi kesehatan. Meskipun menggoda, tindakan terburu-buru ini dapat mengganggu sistem pencernaan.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Tanpa jeda yang memadai, individu berisiko mengalami gangguan pencernaan yang signifikan. Oleh karena itu, memahami pentingnya kebiasaan makan yang teratur sangatlah krusial.

Pentingnya Menghormati Waktu Adzan

Adzan Maghrib merupakan tanda dimulainya waktu berbuka puasa bagi umat Muslim. Terburu-buru untuk makan berat saat itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Secara fisiologis, setelah berpuasa selama berjam-jam, sistem pencernaan memerlukan waktu untuk beradaptasi. Mengabaikan jeda setelah adzan dapat menyebabkan gangguan seperti kembung dan nyeri lambung.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dampak Kesehatan dari Kebiasaan Ini

Kebiasaan makan langsung setelah adzan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit gastrointestinal. Studi yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa kebiasaan makan tergesa-gesa memperburuk kesehatan pencernaan.

Lebih lanjut, kebiasaan ini dapat menyebabkan seseorang merasa lapar berlebihan, berisiko mengarah kepada overeating. Peningkatan asupan kalori dalam waktu singkat ini dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang.

Saran untuk Menjaga Kesehatan saat Berbuka

Untuk menjaga kesehatan saat berbuka puasa, disarankan agar individu menunggu beberapa saat setelah adzan sebelum mulai makan berat. Memulai dengan segelas air dan beberapa kurma adalah alternatif yang baik.

Dengan cara ini, pencernaan akan lebih siap menerima makanan berat setelah tubuh mendapatkan hidrasi. Selain itu, hal ini juga berfungsi untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU