Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 21:29 WIB

Mencegah Dehidrasi Selama Puasa dengan Asupan Cairan yang Tepat

Author

Mencegah Dehidrasi Selama Puasa dengan Asupan Cairan yang Tepat

Menjaga hidrasi selama bulan puasa menjadi sangat penting bagi umat Muslim di Indonesia. Pengelolaan asupan cairan saat berbuka dan sahur kunci pencegahan dehidrasi.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Dehidrasi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari kelelahan hingga gangguan fungsi organ. Oleh karena itu, mengetahui cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan cairan sangatlah krusial.

Pentingnya Cairan bagi Kesehatan

Air merupakan komponen esensial dalam tubuh manusia, berfungsi untuk berbagai proses fisiologis. Kebutuhan cairan harian setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, tingkat aktivitas, dan kesehatan individu.

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan cairan selama 12 hingga 14 jam. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan kebutuhan cairan terpenuhi pada waktu berbuka dan sahur agar fungsi tubuh tetap optimal.

Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Strategi Mengatur Asupan Cairan Saat Berbuka dan Sahur

Saat berbuka puasa, disarankan untuk memulai dengan segelas air putih. Ini dapat membantu menghidrasi tubuh secara cepat setelah seharian berpuasa.

Selain air, konsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka atau jeruk juga disarankan. Buah-buahan ini tidak hanya segar tetapi juga dapat mendukung pemenuhan cairan.

Ketika sahur, penting untuk tidak hanya mengandalkan satu jenis minuman. Variasikan asupan cairan dengan mengonsumsi susu, jus buah, dan air kelapa, agar hidrasi tetap terjaga.

Tanda-Tanda Dehidrasi dan Cara Menghindarinya

Tanda-tanda dehidrasi dapat dikenali melalui kondisi mulut yang kering, rasa haus berlebih, dan urine yang berwarna gelap. Mengenali gejala ini dapat memicu tindakan pencegahan yang tepat.

Untuk menghindari dehidrasi, penting untuk rutin mengecek asupan cairan saat berbuka dan sahur. Selain itu, hindari makanan dengan kandungan garam tinggi dan kafein yang dapat mempercepat kehilangan cairan.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing untuk Kesehatan Masyarakat Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU