Mark Zuckerberg Menyampaikan Pandangannya tentang Media Sosial dan Kesehatan Mental di Persidangan
CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksian dalam persidangan di Los Angeles yang mempertanyakan dampak penggunaan platform media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak.
Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan
Persidangan ini menyoroti bagaimana Instagram memengaruhi generasi muda, menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab Meta terhadap penggunanya.
Persidangan Mengenai Kecanduan Media Sosial
Pada tanggal 18 Februari, Mark Zuckerberg memberikan kesaksian terhadap pertanyaan yang diajukan oleh pengacara penggugat mengenai pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak.
Seorang pemuda berusia 20 tahun, dengan inisial KGM, menjelaskan bahwa kecanduan media sosial yang dimulai sejak kecil telah memperburuk kondisi mentalnya, yang termasuk depresi dan pikiran bunuh diri.
Pernyataan dan Bukti di Pengadilan
Di hadapan pengadilan, Zuckerberg berpendapat, "Saya masih setuju bahwa bukti ilmiah yang ada belum membuktikan media sosial menyebabkan gangguan kesehatan mental."
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Era Modern: Tips untuk Generasi Muda
Ia juga membahas bagaimana perusahaan harus menangani pengguna yang memiliki risiko, dengan menekankan, "Saya pikir perusahaan yang rasional seharusnya berusaha membantu orang-orang yang menggunakan layanannya."
Dokumen internal yang menunjukkan kebijakan Meta mengenai penggunaan waktu dan verifikasi usia disertakan dalam bukti, yang memunculkan keraguan tentang keabsahan klaim Zuckerberg sebelumnya.
Tanggapan terhadap Kritikan dan Dampak Kebijakan
Zuckerberg menghadapi kritik dari berbagai kelompok, termasuk advokat anak-anak, yang menilai kesaksian dan pendekatannya kurang transparan.
"Dia tidak dapat dipercaya, terutama dalam hal keamanan anak-anak," ungkap Josh Golin, direktur eksekutif Fairplay.
Zuckerberg berusaha mempertahankan argumennya dengan merujuk misi perusahaan dalam menciptakan platform yang bermanfaat, meskipun tuduhan tentang dampak kebijakannya terus berlanjut.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: