Di Indonesia, seorang pasien berusia 20 tahun mengundang perhatian setelah didiagnosis dengan demensia, yang biasanya lebih umum terjadi pada orang tua.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Kasus ini memunculkan pertanyaan tentang fenomena demensia dini yang masih dianggap jarang, tetapi kini mulai mengkhawatirkan.
Awal Mula Gejala yang Tak Disadari
Pasien ini mengungkapkan bahwa kehidupannya berjalan normal hingga ia merasakan kebingungan yang berujung pada frustrasi.
Gejala yang dianggap sepele, seperti sering lupa melakukan hal kecil dan melupakan percakapan yang baru saja terjadi, mulai mengganggu aktivitas sehari-harinya.
Ia menyadari bahwa keadaan tersebut bukan akibat dari stres atau kurang tidur, melainkan suatu kondisi yang semakin mengganggu.
Kesadaran akan masalah ini membawanya untuk mencaritahu lebih lanjut mengenai kondisi yang dialaminya.
Dampak pada Kehidupan Sehari-hari
Gejala demensia yang dialami tidak hanya berdampak pada dirinya tetapi juga pada interaksi dengan orang-orang di sekelilingnya.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain
Sikapnya yang cenderung mudah lupa membuat interaksinya dengan orang lain mengalami perubahan yang signifikan.
Hal ini dapat mengakibatkan ketidaknyamanan dalam berkomunikasi, yang pada akhirnya mempengaruhi hubungan sosialnya.
Ketika ditanya tentang pengaruh kondisi ini dalam hidupnya, ia menekankan bahwa inilah saat ia menyadari betapa seriusnya masalah yang dihadapinya.
Penyebab Demensia Dini Masih Jadi Misteri
Meskipun kasus demensia dini pada usia muda relatif jarang, penyebabnya masih menjadi misteri di kalangan medis.
Ahli menyatakan bahwa demensia dapat memengaruhi fungsi kognitif tanpa memandang usia dan bisa dialami oleh siapa saja.
Penelitian terus dilakukan untuk memahami penyebab dan faktor risiko yang mungkin berkontribusi terhadap terjadinya demensia dini.
Gejala demensia, termasuk mudah lupa dan kesulitan berbicara, dapat signifikan mempengaruhi kualitas hidup pasien.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: