Jetour Sales Indonesia bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah memaparkan hasil investigasi insiden kebakaran yang melibatkan mobil Jetour T2 di Tol Jagorawi.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan Masih Terima Gaji, Kontroversi Berlanjut
Hasil investigasi mengungkapkan bahwa sistem keselamatan kendaraan berfungsi sesuai dengan desain, meskipun terjadi benturan ekstrem yang menyebabkan kebakaran.
Rincian Investigasi Insiden
Audiensi investigasi ini dipimpin oleh Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua KNKT dan tim dari Jetour.
Yusuf menyatakan, "Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan, serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran."
Dari hasil investigasi, ditemukan bahwa ketika benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh, yang menunjukkan bahwa upaya perlindungan bagi penumpang tetap terpenuhi.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Analisis Teknis Kebakaran
Analisis menunjukkan bahwa insiden tersebut merupakan akibat dari tabrak samping, sehingga kerusakan parah terjadi pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan.
Kondisi ini menyebabkan kontak langsung bagian bawah kendaraan dengan aspal, yang mengarah pada gesekan dan akhirnya menimbulkan api pasca benturan.
Petugas menjelaskan bahwa akibat dari gesekan itu, kendaraan tersebut mengalami kebakaran di area yang terdampak benturan.
Komitmen Jetour Terhadap Keselamatan
Peter Zhang, Presiden Direktur Jetour Sales Indonesia, menjelaskan, "Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami."
Zhang menegaskan komitmen pihaknya untuk mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku di Indonesia, serta pentingnya evaluasi berkelanjutan pada produk.
Secara teknis, produk Jetour telah memenuhi standar ASEAN NCAP dan regulasi lain yang diperlukan untuk menjamin keselamatan kendaraan di pasar domestik.
Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Berbagai Lokasi Indah di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: